Showing posts with label GURU GARIS DEPAN (GGD). Show all posts
Showing posts with label GURU GARIS DEPAN (GGD). Show all posts

Friday, 24 January 2020

Lebih Bakir Agenda Guru Garis Depan Sm-3T Akan Terus Ditingkatkan

Sahabat Edukasi yang berbahagia...

Pemerintah berkomitmen meningkatkan kegiatan Guru Garis Depan (GGD), baik dari segi jumlah guru yang dikirim maupun jumlah tempat tujuan. Program GGD merupakan upaya pemerintah memeratakan terusan pendidikan di seluruh wilayah Indonesia, jadi perlu terus ditingkatkan

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan menyatakan hal tersebut dalam konferensi pers final tahun 2015 di Kantor Kemendikbud Jakarta, Rabu (30/12/2015).

Anies menyebutkan bahwa untuk kegiatan GGD angkatan kedua tahun 2016, jumlah guru yang akan dikirim meningkat dibandingkan jumlah guru angkatan pertama di tahun 2015 yang berjumlah 798 orang.

"Guru-guru yang dikirim ke tempat tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) dalam kegiatan GGD ialah guru-guru dengan status CPNS dan telah lulus Pendidikan Profesi Guru (PPG)," kata Menteri Anies menambahkan.

Program Guru Garis Depan (GGD) merupakan seni administrasi dan upaya pemerintah memeratakan terusan pendidikan dengan meningkatkan ketersediaan tenaga pendidik di tempat 3T. Program GGD angkatan pertama telah mengirimkan 798 guru profesional ke 28 kabupaten di tempat 3T yang tersebar di empat provinsi. Keempat provinsi tujuan kegiatan GGD tersebut yaitu Provinsi Aceh, Nusa Tenggara Timur, Papua, dan Papua Barat. Presiden Joko Widodo berkesempatan melepas guru-guru GGD angkatan pertama di Istana Negara bulan Juli lalu.

Sekretaris Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud, Nurzaman menyebutkan bahwa ketika ini terdapat 122 kabupaten yang termasuk dalam tempat tertinggal dan terdapat 43 kabupaten yang termasuk dalam tempat terdepan dan terluar yang beririsan dengan tempat tertinggal.

"Dalam Program GGD tahap kedua mendatang, Kemendikbud telah mengusulkan kepada 123 kabupaten tempat 3T di seluruh Indonesia ditambah 28 kabupaten yang telah menjadi tempat target sebelumnya untuk bekerja sama dalam kegiatan ini," kata Nurzaman di Makassar bulan Oktober yang lalu.

Nurzaman menyebutkan, sebanyak 3.500 guru lulusan Sarjana Mendidik di Daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (SM-3T) telah diseleksi untuk memenuhi kebutuhan kegiatan GGD tahap kedua. Guru-guru lulusan SM-3T yang merupakan kegiatan dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) ini, kata dia, telah memenuhi syarat sebagai guru profesional. Syarat-syarat guru profesional tersebut yaitu memenuhi kualifikasi akademik dan mempunyai akta profesi pendidik. (Nur Widiyanto)

Sumber : Program Guru Garis Depan Akan Terus Ditingkatkan – Kemdikbud.go.id

Saturday, 28 January 2012

Lebih Bakir Kemungkinan Lulusan Jadwal Sm-3T Diangkat Menjadi Guru Cpns Lebih Besar

Sahabat Edukasi yang berbahagia...

Program SM-3T yaitu kegiatan dedikasi sarjana pendidikan untuk berpartisipasi dalam percepatan pembangunan pendidikan di kawasan 3T selama satu tahun sebagai penyiapan pendidik profesional yang akan dilanjutkan dengan Program Pendidikan Profesi Guru.

Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan wilayah yang luas dan secara geografis maupun sosiokultural sangat heterogen, pada beberapa wilayah penyelenggaraan pendidikan masih terdapat aneka macam permasalahan, terutama pada kawasan yang tergolong terdepan, terluar, dan tertinggal (daerah 3T).


Permasalahan penyelenggaraan pendidikan, utamanya di kawasan 3T antara lain yaitu permasalahan pendidik, ibarat kekurangan jumlah (shortage), distribusi tidak seimbang (unbalanced distribution), kualifikasi di bawah standar (under qualification), kurang kompeten (low competencies), serta ketidaksesuaian antara kualifikasi pendidikan dengan bidang yang diampu (mismatched).

Permasalahan lain dalam penyelenggaraan pendidikan yaitu angka putus sekolah juga masih relatif tinggi, angka partisipasi sekolah masih rendah, sarana prasarana belum memadai, dan infrastruktur untuk fasilitas susukan dalam mengikuti pendidikan masing sangat kurang.

Sebagai bab dari Negara Kesatuan Republik Indonesia peningkatan mutu pendidikan di kawasan 3T perlu dikelola secara khusus dan sungguh-sungguh, utamanya dalam mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut, biar kawasan 3T sanggup segera maju bersama sejajar dengan kawasan lain. Hal ini menjadi perhatian khusus Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, mengingat kawasan 3T mempunyai kiprah strategis dalam memperkokoh ketahanan nasional dan keutuhan Negara Kesatuan
Republik Indonesia.

Kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam rangka percepatan pembangunan pendidikan di kawasan 3T, yaitu Program Maju Bersama Mencerdaskan Indonesia. Program ini mencakup (1)  Pedoman | Program Sarjana Mendidik di Daerah 3T 2 Program Pendidikan Profesi Guru Terintegrasi dengan Kewenangan Tambahan (PPGT), (2) Program Sarjana Mendidik di kawasan 3T (SM-3T), dan (3) Program Pendidikan Profesi Guru Terintegrasi Kolaboratif (PPGT Kolaboratif). Program-program tersebut merupakan sebagian balasan untuk mengatasi aneka macam permasalahan pendidikan di kawasan 3T.

Program SM-3T sebagai salah satu Program Maju Bersama Mencerdaskan Indonesia ditujukan kepada para Sarjana Pendidikan yang belum bertugas sebagai guru (PNS/GTY), untuk ditugaskan selama satu tahun di kawasan 3T. Program SM-3T dimaksudkan untuk membantu mengatasi kekurangan guru, sekaligus mempersiapkan calon guru profesional yang tangguh, mandiri, dan mempunyai perilaku peduli terhadap sesama, serta mempunyai jiwa untuk mencerdaskan anak bangsa, biar sanggup maju bersama mencapai keinginan luhur ibarat yang diamanatkan oleh para pendiri bangsa Indonesia. 

Selanjutnya, terkait dengan peluang diterimanya CPNS bagi lulusan Program SM3T sanggup dikatakan relatif lebih mempunyai peluang yang lebih besar daripada melalui jalur tes penerimaan guru CPNS dari jalur gugusan umum.

Untuk menjadi CPNS di ketika kini ini tentu relatif lebih berat daripada sebelumnya, alasannya selain adanya moratorium CPNS otomatis juga akan semakin menambah jumlah lulusan pendidikan guru yang dalam setiap tahunnya semakin bertambah.

Namun, semenjak tahun 2015 lalu, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah mengadakan kegiatan SM3T (Sarjana Mengajar di Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal)

Pada tahun kemudian telah diungkapkan oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi memastikan jalur khusus seleksi CPNS bagi mereka masih tersedia. ’’Tentu akan terus ada. Ini yaitu prosedur membangun Indonesia,’’ ungkap Direktur Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kemenristek Dikti Supriadi Rustad di Jakarta.

Informasi dari JPNN pada tahun kemudian tersebut menjelaskan akan ada penambahan kuota untuk jalur khusus tersebut. Dengan catatan, seluruh lulusan SM3T yang diangkat menjadi PNS tahun sebelumnya sanggup bekerja maksimal di kawasan penempatan.

Selanjutnya, mantan pembantu rektor bidang akademik Universitas Negeri Semarang itu menjelaskan, pada jalur khusus tersebut, tidak ada perbedaan antara tes yang diberikan dan tes CPNS jalur umum. Materi yang diujikan relatif sama.

Hanya, keistimewaannya, pesaing dalam tes tidak terlalu banyak. Para alumnus SM3T hanya akan bersaing dengan sesama alumnus kegiatan SM3T. Sementara itu, pada tes CPNS jalur umum, persaingan akan lebih ketat alasannya dilakukan bersama ratusan ribu pelamar lainnya.

Seperti pada data tahun 2014 yang lalu, 1.395 alumnus SM3T ikut mendaftar tes jalur khusus tersebut. Hasilnya, 1.224 orang dinyatakan lulus. Meski, kesannya hanya 809 orang yang berhasil terserap karena ketersediaan gugusan di kawasan yang tidak sesuai dengan minat para pendaftar. Jadi, banyak yang harus gugur.

Demikian klarifikasi mengenai peluang menjadi guru CPNS bagi lulusan kegiatan SM3T lebih besar pada ketika kini ini. Semoga bermanfaat dan terimakasih... Salam Edukasi...!

Baca juga : Syarat Pendaftaran, Jadwal Rekrutmen, Seleksi dan Penempatan Program SM-3T Tahun 2016

Referensi artikel : Pedoman Pelaksanaan Program Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (SM-3T) & jpnn.com

Lebih Arif Syarat Pendaftaran, Kegiatan Rekrutmen, Seleksi Dan Penempatan Kegiatan Sm-3T Tahun 2016

Sahabat Edukasi yang berbahagia...

Berdasarkan gosip resmi dari Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) bahwasannya pada tahun 2016 ini dibuka rekrutmen, seleksi dan penempatan calon Guru SM-3T Pendidikan Menengah oleh Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Menengah, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Pendaftaran guru SM3T ini telah dibuka mulai  6 Juni 2016 pukul 07:00 WIB hingga dengan tanggal 4 Juli 2016 pukul 23:59 WIB.


Adapun syarat dan jadwal rekrutmen, seleksi dan penempatan yaitu sebagai berikut:

Persyaratan Pendaftaran :

1.   Warga Negara Indonesia dibuktikan dengan KTP / SIM yang masih berlaku.
2.   Sarjana dari kegiatan studi kependidikan minimal S-1 lulusan tiga tahun terakhir (2014, 2015, 2016) dari kegiatan studi  terakreditasi minimal B yang sesuai dengan kebutuhan mata pelajaran dan atau bidang keahlian yang dibutuhkan; pas foto berwarna, soft copy ijazah dan transkrip nilai di up load bersama borang registrasi dari sistem gosip yang ada.
3.   Usia maksimum 27 tahun per 31 Desember 2016.
4.   IPK minimal 3,00; dibuktikan fotokopi transkrip nilai yang telah disahkan (legalisasi).
5.   Berbadan sehat; dibuktikan dengan surat keterangan dokter dari klinik terdaftar / Puskesmas.
6.   Bebas dari narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (napza)dibuktikan dengan Surat Keterangan Bebas Narkoba (SKBN) serta Miras dari pejabat yang berwenang.
7.   Berkelakuan baik yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang dikeluarkan oleh Polres/Polresta.
8.   Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama mengikuti Program SM-3T yang dibuktikan dengan surat pernyataan bermaterai 6000 rupiah.
9.   Belum pernah mengikuti kegiatan SM-3T pada tahun sebelumnya, dan sanggup mengikuti kegiatan PPG yang dibuktikan dengan surat pernyataan bermaterai.

Bukti persyaratan nomor 1) s.d. nomor 9) dibawa pada ketika tes wawancara. Pada ketika wawancara penerima juga diminta membawa rujukan RPP yang dibentuk sendiri (berdasar topik tertentu yang dipilih). 

Baca juga : Kemungkinan Lulusan Program SM-3T Diangkat Menjadi Guru CPNS Lebih Besar

Khusus lulusan tahun 2016 yang belum mempunyai ijazah, sanggup memakai Surat Keterangan Lulus (SKL) yang ditandatangani dan/atau diketahui Pembantu/Wakil Rektor Bidang Akademik, sedangkan ijazah dan transkrip nilai orisinil wajib ditunjukkan pada ketika wawancara.

Nama Program Studi Yang Dibutuhkan :

1.   Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
2.   Pendidikan Sejarah
3.   Pendidikan Ekonomi
4.   Pendidikan Geografi
5.   Pendidikan IPS
6.   Pendidikan Sosiologi dan Antropologi
7.   Pendidikan Bahasa Indonesia
8.   Pendidikan Bahasa Inggris
9.   Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi
10.    Pendidikan Biologi
11.    Pendidikan Matematika
12.    Pendidikan Fisika
13.    Pendidikan Kimia
14.    Pendidikan IPA
15.    Pendidikan Teknik Bangunan
16.    Pendidikan Teknik Mesin
17.    Pendidikan Teknik Otomotif
18.    Pendidikan Teknik Elektro/Ketenagalistrikan
19.    Pendidikan Teknik Elektronika
20.    Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Tata Boga
21.    Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Tata Busana
22.    Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Tata Rias
23.    Pendidikan Luar Biasa
24.    Pendidikan Guru Sekolah Dasar
25.    Pendidikan Guru Anak Usia Dini
26.    Bimbingan dan Konseling
27.    Pendidikan Seni Budaya (Drama, Tari, Musik)
28.    Pendidikan Seni Rupa

Selanjutnya, berikut Jadwal Rekrutmen, Seleksi dan Penempatan Program SM-3T Tingkat Nasional Tahun 2016 :
NO
KEGIATAN
WAKTU
1
Pendaftaran Peserta secara on-Line
(Pengisian Borang, up load ijazah dan Foto)
6 Juni  pukul 07:00 WIB – 4 Juli 2016 pukul 23:59 WIB
2
Pengumuman hasil seleksi administrasi online dan
Pengumuman jadwal tes online
13 Juli 2016
3
Tes Seleksi online(serentak di 12 LPTK selama 1 hari)
21 Juli 2016
4
Pengumuman Hasil Tes Seleksi online dan undangan  wawancara di LPTK
25 Juli 2016
5
Wawancara Seleksi di LPTK
1-3 Agustus 2016
6
Koordinasi Penetapan Kelulusan dan penempatan berdasar pemetaan.
3-5 Agustus 2016
7
Pengumuman pemanggilan penerima untuk Prakondisi, Pelatihan
5 Agustus 2016
8
Prakondisi, Pelatihan
15 Agustus – 31 Agustus 2016
9
Pemberangkatan dan Penempatan
1 September 2016
Untuk melaksanakan registrasi secara online silahkan kunjungi pada link berikut ini http://seleksi.dikti.go.id/sm3t. Semoga bermanfaat dan terimakasih. Salam Edukasi...!