Showing posts with label Kesiswaan. Show all posts
Showing posts with label Kesiswaan. Show all posts

Monday, 4 March 2019

Pasti Dapat Menjadi Anggota Pramuka Itu Banyak Manfaatnya!

Menjadi anggota pramuka itu banyak manfaatnya! – Bagi anda siswa yang sudah usang mencimpungi acara pramuka di sekolah, tentu telah mencicipi manfaatnya. Menjadi anggota pramuka itu menyenangkan sebab banyak bahan dan acara pramuka yang menarik.

Menjadi anggota pramuka itu banyak keuntungannya PASTI BISA Menjadi Anggota Pramuka Itu Banyak Manfaatnya!
Menjadi anggota pramuka itu menyenangkan (doc.matrapendidikan.com)

Apalagi dikala diadakan acara perkemahan, jambore, hiking dan acara outbond lainnya. Yang pasti, anda akan bertemu banyak teman, berinteraksi dengan lingkungan alam dan masyarakat.
Kepramukaan merupakan salah satu acara ekstrakurikuler utama di sekolah-sekolah. Kegiatan pramuka menjadi wadah penting dalam menumbuhkan dan membuatkan nilai-nilai abjad konkret pada anggotanya.

Pramuka kependekan dari Praja Muda Karana yang mempunyai arti, Jiwa Muda yang Suka Berkarya. Jiwa muda disini ialah jiwa yang penuh semangat dan kreatif. Melalui acara pramuka ditebarkan bahan dan acara yang menarik, menyenangkan, gampang dan menantang, bahkan menyehatkan.

Tunas kelapa dijadikan sebagai simbol atau lambang pramuka Indonesia. Melalui bahan dan acara kepramukaan akan terbentuk abjad konkret pada anggotanya. Karakter konkret dimaksud antara lain watak, adat dan kecerdikan pekerti luhur.

UPT SMPN 2 Lintau Buo merupakan salah satu dari sekian sekolah yang menyelenggarakan acara kepramukaan sebagai ekstrakurikuler utama. Anggota pramuka usia Sekolah Menengah Pertama berusia antara 11 hingga 15 tahun dan tergolong pada kelompok anggota pramuka penggalang.

Menjadi anggota pramuka itu banyak keuntungannya PASTI BISA Menjadi Anggota Pramuka Itu Banyak Manfaatnya!
Belajar tali-temali sebagai bahan dasar dalam acara kepramukaan (matrapendidikan.com)

Seperti yang diungkapkan Pembina Pramuka di sekolah tersebut, Hasma Umneti, S.Pd.Ing, acara kepramukaan dimulai dari bahan dasar yang gampang dan menyenangkan.

Materi ini  harus dikuasai oleh anggota pramuka melalui SKU (Syarat Kecakapan Umum). Salah satu bahan dasar yang sedang diterapkan ialah tali temali. Tali temali berkaitan dengan tali, simpul dan ikatan.

Simpul merupakan hubungan tali dengan tali, sedangkan ikatan hubungan tali dengan benda lain. Benda lain disini ialah tongkat dan patok. Keterampilan ini menjadi dasar bagi anggota pramuka untuk melanjutkan pada bahan dasar lainnya menyerupai kepemimpinan dan sandi.

Apa saja manfaat menajdi anggota pramuka?

1.Melatih kemandirian

Pramuka melatih diri anggotanya untuk menjadi eksklusif mandiri. Pribadi dapat bangun diatas kaki sendiri dalam bersikap dan bertingkah laku. Mampu mengatasi dilema dan kesulitan yang dihadapi. Tidak selalu bergantung pada orang lain.

2.Mencintai alam dan lingkungan

Kegiatan berkemah akan mengantarkan anggota pramuka berinteraksi dengan lingkungan alam. Mencintai lingkungan alam sehingga menjaganya dari hal-hal yang menjadikan kerusakan pada tanah, air, binatang dan tumbuhan..

3.Bertanggung jawab

Kegiatan pramuka melatih anggota untuk mempunyai tanggung jawab. Tanggung jawab terhadap diri sendiri serta tanggung jawab terhadap orang lain. Melaksanakan tanggung jawab dengan penuh kesadaran.

4.Sehat dan bugar

Kegiatan pramuka mendatangkan kebugaran sebab dilaksanakan di lingkungan terbuka atau di luar ruangan. Hiking, berkemah dan outbond ialah pola acara dalam pramuka yang menyehatkan badan dan membugarkan otak..

5.Sifat sosial dan kerja sama

Kegiatan pramuka memupuk rasa sosial dan gotong royong. Manusia ialah makhluk sosial yang saling membutuhkan dan bekerja sama. Bergotong-royong mengerjakan suatu pekerjaan bersifat sosial kemasyarakatan.
Demikianlah pembahasan manfaat menjadi anggota pramuka di sekolah. Semoga bermanfaat.

Pasti Dapat Pramuka Pangkalan Sman 2 Lintau Buo Serahkan Tunjangan Buat Korban Tragedi Alam Banjir Bandang

Pramuka pangkalan sman 2 lintau buo serahkan tunjangan buat korban musibah banjir bandang – Anggota pramuka dari ambalan H.Agus Salim dan Hj.Rasuna Said Pangkalan SMAN 2 Lintau Buo menyerahkan tunjangan kepada korban musibah banjir bandang (Galodo) di posko penggalangan dana Tanjung Bonai Lintau Buo Utara, Minggu (14/10).

 lintau buo serahkan tunjangan buat korban musibah banjir bandang PASTI BISA Pramuka Pangkalan SMAN 2 Lintau Buo Serahkan Bantuan Buat Korban Musibah Banjir Bandang
Pembina Pramuka Benni Rikky, S.Kom serahkan tunjangan uang kepada panitia di posko (Rahid S./matrapendidikan.com)

Kontributor matrapendidikan.com Rahid Sikumbang yang menyertai rombongan menginfokan bahwa tunjangan peduli peristiwa dari Pramuka Pangkalan SMAN 2 Lintau Buo terdiri dari materi pangan berupa beras, telur, mie instan, air mineral dan sejumlah uang.

Total nominal tunjangan yang berhasil dihimpun dan diserahkan oleh anggota pramuka ambalan H.Agus Salim dan Hj.Rasuna Said pangkalan SMAN 2 Lintau Buo lebih kurang Enam Juta Rupiah. 
Bantuan tersebut hingga di posko dilokasi peristiwa dibawa dari pangkalan SMAN 2 dengan memakai satu unit kendaraan beroda empat pick up L300.

Penyerahan tunjangan untuk korban banjir bandang Tanjung Bonai dari pramuka ambalan H. Agus Salim dan Rasuna Saidi diserahkan eksklusif oleh Pembina Benni Rikki, S.Kom dan Pradana Diga Kurnia Ananda Putra.


Diharapkan tunjangan yang digalang anggota pramuka pangkalan SMAN 2 Lintau Buo tersebut sanggup meringankan beban saudara-saudara yang mengalami musibah banjir bandang.

Seperti diinfokan banyak sekali media, hujan deras yang melanda banyak sekali kawasan di Sumbar telah mengakibatkan musibah berupa  tanah longsor (galodo) dan banjir.

 lintau buo serahkan tunjangan buat korban musibah banjir bandang PASTI BISA Pramuka Pangkalan SMAN 2 Lintau Buo Serahkan Bantuan Buat Korban Musibah Banjir Bandang
Pradana Diga Kurnia serahkan tunjangan telur kepada panitia di posko (Rahid S/matrapendidikan.com)

Termasuk musibah di kawasan Tanjung Bonai dan Lubuk Jantan Lintau Buo Utara. Kamis 14 Oktober lalu.

Banjir bandang yang melanda Tanjung Bonai dan Lubuk Jantan telah mengakibatkan kerugian material dan korban jiwa. Belasan rumah, bangunan dan areal pertanian rusak akhir banjir bandang tersebut. Bahkan telah menelan korban jiwa dalam musibah tersebut.

Rahid Sikumbang juga menginfokan bahwa hingga ketika ini sudah  terdata 5 orang korban tewas, 7 orang masih dirawat dan seorang lagi masih belum ditemukan. 
Simak juga : Osis Peduli Bencana Galang Dana Untuk Lintau Berduka
Selain itu, rombongan anggota pramuka ambalan H. Agus Salim dan Hj. Rasuna Said juga bertemu dan berdialog eksklusif dengan Wali Nagari Tanjung Bonai, Lutfi, S.Pd.  Seperti diketahui, Wali Nagari Tanjung Bonai ini ialah mantan pembina pramuka dan guru di SMAN 2 Lintau Buo.

Pasti Dapat Pengurus Osis Upt Smpn 2 Lintau Buo Kala Bhakti 2018-2019 Telah Dilantik

Pengurus osis upt smpn 2 lintau buo masa bhakti 2018-2019 telah dilantik – Jingga Mahesa Putri, Ketua Osis (Ketos) terpilih pada Pemilihan Ketua Osis (Pilketos) beberapa waktu kemudian telah dilantik oleh Kepala UPT SMPN 2 Lintau Buo, Fauzi, S.Pd dalam suatu upacara khusus di lapangan upacara sekolah tersebut, Senin (15/10)

 beberapa waktu kemudian telah dilantik oleh Kepala UPT SMPN  PASTI BISA Pengurus Osis UPT SMPN 2 Lintau Buo Masa Bhakti 2018-2019 Telah Dilantik
Kepala UPT SMPN 2 Lintau Buo, Fauzi, S.Pd melantik pengurus Osis masa bhakti 2018-2019 (Rahid S/matrapendidikan.com)

Acara peresmian pengurus Osis masa bhakti 2018-2019 itu berlangsung khidmad dan lancar. Seperti yang dikemukakan kontributor matrapendidikan.com Rahid Sikumbang, kesuksesan prosesi peresmian ini sebab sudah dipersiapkan secara matang beberapa hari sebelum program pelantikan.
Pengurus Osis yang berjumlah sekitar 36 siswa itu dengan tekun berlatih menyiapkan prosesi peresmian di bawah bimbingan senior dan pembina Passusbra serta santunan guru pembina.

Ketika pasukan pengurus Osis memasuki lapangan upacara dengan barisan rapi dan langkah tegap, sempat menciptakan hadiri takjub. Bagai pasukan militer memasuki lapangan, pengurus Osis menunjukkan kebolehannya dalam baris berbaris dengan deretan khas.

 beberapa waktu kemudian telah dilantik oleh Kepala UPT SMPN  PASTI BISA Pengurus Osis UPT SMPN 2 Lintau Buo Masa Bhakti 2018-2019 Telah Dilantik
Penyerahan Panji Osis dari Dito Ditya Matari kepada Jingga Mahesa Putri (Rahid S/matrapendidikan.com)

Surat Keputusan Penunjukkan Pembina dan Pengurus Osis Serta MPK masa bhakti 2018-2019 dibacakan oleh Ropi’u, S.Pd. Usai pembacaan SK ihwal susunan Pembina, Pengurus Osis dan MPK, Kepala UPT SMPN 2 Lintau Buo, Fauzi, S.Pd mendengar komitmen dan memberikan kata-kata pelantikan.

Selanjutnya kepala sekolah mengajukan beberapa pertanyaan sebelum melantik pengurus Osis masa bhakti 2018-2019. Penyerahan Panji Osis dari pengurus usang kepada pengurus baru, dari Dito Ditya Matari kepada Jingga Mahesa Putri.

 beberapa waktu kemudian telah dilantik oleh Kepala UPT SMPN  PASTI BISA Pengurus Osis UPT SMPN 2 Lintau Buo Masa Bhakti 2018-2019 Telah Dilantik
Majelis guru menunjukkan ucapan selamat kepada pengurus Osis yang gres (Rahid S/matrapendidikan.com)

Acara selanjutnya ialah Penandatanganan Berita program serah terima dan peresmian pengurus Osis. Pennadatanganan dilakukan oleh Dito Ditya Matari (Ketos lama), Jingga Mahesa Putri (Ketos baru), Pembina Osis, Waka kesiswaan dan Kepala sekoalh.

Usai program pelantikan, majelis guru dan tenaga kependidikan memberi ucapan selamat kepada pengurus Osis yang baru. Dilanjutkan dengan selebrasi pengurus Osis gres dan foto bersama.
Berikut susunan pengurus Osis masa Bhakti 2018-2019 UPT SMPN 2 Lintau Buo;

Ketua             : Jingga Mahesa Putri (VIII.C)
Wakil Ketua    :Amanda Putri Nurrahma (VII A)
Sekretaris I     : Winda Maisa Putri (VIII.A)
Sekretaris II    :Radar Mustika (VIII.C)
Bendahara     : Rindu Ananda Mayora (VIII.B)

Kepengurusan Osis UPT SMPN 2 Lintau Buo juga dilengkapi dengan Sekretaris bidang I hingga VIII.

Sunday, 3 March 2019

Pasti Dapat Usai Dilantik, Osis Upt Smpn 2 Lintau Buo Serahkan Pemberian Peduli Bencana

Usai dilantik, osis upt smpn 2 lintau buo serahkan proteksi peduli bencana – Usai dlantik dalam upacara khusus, beberapa pengurus Osis masa bhakti 2018-2019, didampingi pembina Osis dan dipimpin kepala sekolah segera menuju lokasi musibah di Ranah Batu, Tanjung Bonai, Lintau Buo Utara, Senin (15/10).

 lintau buo serahkan proteksi peduli tragedi PASTI BISA Usai Dilantik, Osis UPT SMPN 2 Lintau Buo Serahkan Bantuan Peduli Bencana
Kepala sekolah serahkan proteksi tragedi banjir bandang Tanjung Bonai (Rahid S/matrapendidikan.com)

Rombongan yang berjumlah sebelas orang tersebut berangkat ke lokasi tragedi banjir bandang atau galodo tersebut untuk menyerahkan secara eksklusif proteksi peduli tragedi yang digalang oleh Osis.
Bantuan yang disalurkan tersebut digalang oleh Osis dari sesama anggota Osis dan majelis guru. Dan ini merupakan agresi perdana pengurus Osis UPT SMPN 2 Lintau Buo masa bhakti 2018-2019 sehabis dilantik.

Kepala UPT SMPN 2 Lintau Buo, Fauzi, S.Pd menyerahkan eksklusif proteksi peduli tragedi berupa uang tunai tersebut kepada BPBD Tanah Datar di posko Ranah Batu.


“Ini adalahah proteksi ala kadarnya yang digalang oleh belum dewasa dari Osis,” ujar Fauzi, S.Pd kepada salah seorang panitia di posko BPBD.

Panitia di posko BPBD mengucapkan terima kasih atas nama panitia semoga proteksi ini bermanfaat bagi warga yang ditimpa musibah.

 lintau buo serahkan proteksi peduli tragedi PASTI BISA Usai Dilantik, Osis UPT SMPN 2 Lintau Buo Serahkan Bantuan Peduli Bencana
Foto bareng pejabat kecamatan Lintau Buo Utara dan angota BPBD (Rahid S/matrapendidikan.com)

Di posko BPBD, rombongan bertemu dengan Camat Lintau Buo Utara, Drs.Suripto, Wali Nagari Tanjung Bonai, Lutfi, S.Pd.M.Pd dan sejumlah pejabat Forkopimca Lintau Buo Utara.

Bantuan untuk tragedi banjir bandang masih mengalir dari banyak sekali tempat Tanah Datar maupun luar Kabupaten Tanah datar.
Usai menyerahkan bantuan, rombongan yang terdiri dari kepala sekolah, pembina dan Pengurus Osis tersebut meninjau sekitar area yang terkena efek tragedi banjir bandang atau galodo, Kamis malam 11 Oktober lalu.

Pasti Dapat Walas Dampingi Siswa Terima Hadiah Lomba Semarak Osis 2018

Walas dampingi siswa terima hadiah lomba semarak osis – Panitia Semarak Osis 2018 telah menyerahkan hadiah kepada kelas pemenang lomba. Hadiah diterima oleh perwakilan kelas dan didampingi oleh Wali Kelas (Walas) masing-masing pemenang. Penyerahan hadiah dilaksanakan usai aktivitas Muhadharah di halaman sekoalh tersebut, Jumat (19/10).

Walas dampingi siswa terima hadiah lomba semarak osis PASTI BISA Walas Dampingi Siswa Terima Hadiah Lomba Semarak Osis 2018
Kepala sekolah serahkan hadiah supporter terheboh kepada Walas (Rahid S./matrapendidikan.com)

Siswa perwakilan kelas pemenang didampingi oleh masing-masing Walas-nya maju ke depan penerima muhadharah. Hadiah lomba berupa bingkisan menarik dari panitia Semarak Osis 2018.

Walas dampingi siswa terima hadiah lomba semarak osis PASTI BISA Walas Dampingi Siswa Terima Hadiah Lomba Semarak Osis 2018
Pembina Osis menyerahkan hadiah bola futsal kepada siswa (Rahid S/matrapendidikan.com)

Untuk pemenang Lomba Tarik Tambang diserahkan eksklusif oleh Kepala UPT SMPN 2 Lintau Buo, Fauzi, S.Pd masing-masing kepada Kelas VII.A dengan walas WirdaNengsih, S.Pd, Kelas VIII.D dengan Walas Refrimadhona, S.Pd, dan Kelas IX.C dengan Wali Kelas H.Aditiawarman.

Sementara itu pemenang Bola Futsal diserahkan oleh Pembina Osis Edy Samsul kepada masing-masing kelas, adalah VII.C (Walas Warniati, S.Pd), kelas VIII.A (Walas Rocestri, S.Pd.I, M.Pd ) dan kelas IX.B (Walas Yuhelmi, S.Pd ).

Walas dampingi siswa terima hadiah lomba semarak osis PASTI BISA Walas Dampingi Siswa Terima Hadiah Lomba Semarak Osis 2018
Siswa dan walas pemenang Bola Futsal (Rahid S/matrapendidikan.com)

Untuk suporter terheboh diraih oleh kelas VIII.B dengan Wali Kelas Isral, S.Pd dan diserahkan oleh Kepala Sekolah.

Sekadar memberi motivasi kepada siswa

Pengumuman dan penyerahan hadiah di depan guru dan siswa lain hanyalah sekadar memotivasi siswa biar bersemangat mengadakan aktivitas kesiswaan.

“Cara menyerupai ini mungkin dianggap hal kecil namun penting artinya bagi siswa yang menang perlombaan. Bagi wali kelas sendiri, hal ini akan memacu semangat  dan gairah mengelola kelas yang menjadi asuhannya,” kata Pembina Osis dikala ditanya kru matrapendidikan.com

Walas dampingi siswa terima hadiah lomba semarak osis PASTI BISA Walas Dampingi Siswa Terima Hadiah Lomba Semarak Osis 2018
Walas dan siswa mendapatkan hadiah lomba tarik tambang (Rahid S/matrapendidikan.com)

Sementara itu dalam kesempatan terpisah, kepala UPT SMPN 2 Lintau Buo, Fauzi, S.Pd mengapresiasi konkret terobosan yang dilakukan oleh pengurus Osis.

“Kesuksesan suatu kelas dalam suatu perlombaan maupun pertandingan tidak terlepas dari yang namanya motivasi dan proteksi para wali kelas,” kata Fauzi, S.Pd.

Pasti Dapat Mading Ukuran Jumbo Ada Disini!

Mading ukuran jumbo ada disini! – Majalah dinding, disingkat Mading merupakan salah satu bentuk media komunikasi massa cetak paling sederhana. Materi media cetak ini dibentuk berupa tempelan kertas yang diolah sedemikian rupa. Kemudian bahan itu ditempelkan pada dinding wadah khusus.

 disingkat Mading merupakan salah satu bentuk media komunikasi massa cetak paling sederhan PASTI BISA Mading Ukuran Jumbo Ada Disini!
Inilah penampakan Mading Osis ukuran jumbo di sekoalh (matrapendidikan.com)

Ukuran Mading di sekolah beraneka ragam. Sesuai harapan pengelola buletin Osis di sekolah tersebut. Mulai dari ukuran mini, menengah hingga ukuran besar alias jumbo. Ukuran jumbo akan memuat lebih banyak dan bermacam-macam karya dan kreasi siswa.
Kira-kira dimana ukuran mading jumbo yang anda temukan? Salah satu Mading  ukuran jumbo ditemukan di UPT SMPN 2 Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar. Buletin Osis dengan nama Akesi (Ajang Kreasi siswa) ini dibentuk pada wadah papan tulis berukuran 120 x 240 cm.
 dan dipajang pada salah satu sisi gedung sekolah.

Tidak tanggung-tanggung, papan tulis whiteboard yang dijadikan wadah untuk melekat bahan Mading sebanyak 2 buah papan tulis. Kedua papan tulis itu terpaksa digantung pada salah satu dinding gedung sekolah.

Buleting Osis dalam bentuk Mading ini bertujuan untuk menunjang jadwal literasi sekolah. Program ini pada hakikatnya menyebarkan budaya membaca dan menulis di kalangan siswa.

Mading menjadi wahana untuk menyalurkan talenta dan minat siswa dalam bidang tulis menulis. Meskipun demikian keberadaan Mading ketika ini masih belum optimal untuk mencapai tujaun dimaksud. Hal ini berkaitan dengan rendahnya minat baca siswa yang berujung pada minat menulis.
Simak juga : Mengunjungi Mading Osis SMPN 4 Lintau Buo
Sebelumnya, Mading Akesi Osis UPT SMPN 2 Lintau Buo berukuran sedang. Namun penerbitannya terhentu dalam waktu yang cukup lama. Namun ketika sekolah berusaha untuk meningkatkan kualitas pendidikan, Mading Akesi diterbitkan kembali dengan ukuran jumbo.

Pasti Dapat Biar Sukses Siswa Perlu Terapkan 3 Prinsip Ini

Agar sukses siswa perlu terapkan 3 prinsip ini – Pendidikan di forum sekolah tidak semata untuk mencerdaskan otak. Namun yang tak kalah penting yakni mencerdaskan hati dan nurani. Hasilnya akan tercermin dari ilmu pengetahuan, perilaku dan tingkah laris serta keterampilan yang dimiliki seorang siswa..

 Pendidikan di forum sekolah tidak semata untuk mencerdaskan otak PASTI BISA Agar Sukses Siswa Perlu Terapkan 3 Prinsip Ini
Siswa menerapkan 3 prinsip semoga sukses (matrapendidikan.com)

Berilmu pengetahuan, mempunyai perilaku dan tingkah laris yang baik serta mempunyai kecakapan hidup merupakan indikasi siswa yang sukses. Bagaimana menjadi seorang siswa yang sukses tersebut?

Banyak cara untuk menjadi seorang siswa yang sukses. Namun paling tidak ada 3 prinsip yang perlu diterapkan oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah maupun lingkungan keluarga.

Mulai dari hal kecil, dari diri sendiri dan mulai dari sekarang. Inilah prinsip yang dimaksud untuk mencapai kesuksesan siswa dalam belajar.

Hal tersebut dikemukakan oleh Hj. Nurmaiyaz, S.Pd dikala menjadi Pembina Upacara di sekolah, Senin (22/10). Hajjah Yaz yakni salah seorang guru senior dan pembina jadwal Adat Basandi Sarak, Sarak Basandi Kitabullah (ABK-ASBK) di sekolah.

Lebih jauh, guru sekaligus orangtua dari 3 anak tersebut merinci secara lugas 3 prinsip semoga siswa sukses belajar.

Pertama, mulai dari hal terkecil. Memulai sesuatu termasuk pekerjaan yang sulit oleh alasannya yakni itu siswa perlu memulainya dari hal kecil. Mulailah sesuatu  dari hal terkecil dan jangan berpikir untuk mengerjakan hal besar sebelum memulai dari hal terkecil.
Misalnya membuang sampah permen pada kawasan yang disediakan. Membuang sampah sembarangan akan mengganggu siswa lain dan enggan untuk membersihkannya. Oleh alasannya yakni itu biasakanlah membuang sampah sekecil apakan pada tong sampah yang disediakan.

Kedua, mulai dari diri sendiri. Jangan harapkan orang lain untuk mengerjakan sesuatu akan memulainnya dari diri sendiri.

Setiap siswa bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri, terhadap sekolah dan terhadap orangtua. Untuk memulai sesuatu yang baik jangan hanya mengharapkan orang lain melainkan lakukan sendiri terlebih dulu.

Misalnya melakukan kiprah piket harian di sekolah.  Disiplinkan diri sendiri terlebih dulu untuk melakukan kiprah piket harian.Usahakan untuk tidak menyalahkan teman lain.

Ketiga, mulai dari sekarang. Belajar itu jangan ditunda-tunda Belajar dari sekarang, jangan hingga tunggu waktu ujian tiba. Untuk merubah sesuatu ke arah yang lebih baik jangan tunda hingga esok.

Lakukan kini juga selagi dapat dikerjakan. Misalnya mengerjakan kiprah rumah yang diberikan guru, lakukan kini juga dan jangan tunda-tunda.
Simak juga : 6 Rahasia Sukses dalam Belajar
Jika berguru ditunda-tunda maka pelajaran akan menumpuk sehingga susah untuk mengulang pelajaran itu kembali.

Friday, 1 March 2019

Pasti Dapat Passusbra Tampil Memukau Berkat Rajin Dan Tekun Berlatih

Passusbra tampil memukau berkat rajin dan tekun berlatih – Mereka masih berusia muda, antara 13 hingga 15 tahun. Namun anggota Passusbra (Pasukan Khusus Pengibar Bendera) SMPN 2 Lintau Buo tampil memukau. Dengan penuh percaya diri mereka menunaikan kiprah penting sebagai pengibar bendera dalam upacara memperingati Sumpah Pemuda ke- 90 di sekolah.

Passusbra tampil memukau berkat rajin dan tekun berlatih PASTI BISA Passusbra Tampil Memukau Berkat Rajin dan Tekun Berlatih
Inilah sebagian anggota pengibar bendera pada upacara peringatan Sumpah cowok di sekoalh (Melani Z/matrapendidikan.com)
Upacara peringatan Sumpah Pemuda yang dilaksanakan Senin 29 Oktober kemudian terbilang paling bagus. Semua pelaksana upacara melakukan tugasnya dengan baik. Mulai dari pemimpin upacara, protocol, perwira upacara, regu nyanyi hingga petugas PMR (Palang merah remaja).

Mereka tampil maksimal dan memukau ratusan pasang mata ketika menunaikan kiprah pengibaran bendera. Hal itu juga diakui kepala sekolah, Fauzi, S.Pd dalam pembukaan amanatnya. 
Ketekunan dan keseriusan mereka berlatih menjadi kesuksesan pelaksana upacara peringatan Sumpah Pemuda ke- 90.

Untuk menyiapkan upacara bendera, anggota Passusbra mengalami masa latihan selama seminggu  Pembina Passusbra SMPN 2 Lintau Buo, R.Hidayatullah, A.Md.Kom  menyatakan jikalau anggota Passusbra mengikuti latihan dengan rajin dan tekun.

Cuaca yang kurang mendukung dimana di Lintau dan sekitarnya selalu diguyur hujan. Namun hal itu tidak menyurutkan motivasi siswa untuk berlatih.

Dalam menyiapkan upacara perinagtan Sumpah Pemuda ke- 90, anggota Passusbra juga dilatih oleh para senior mereka menyerupai Delfi Adri, S.Pt, Rivon Mahendra dan lain-lain.

Penggerek bendera Raihan Rido Saputra, Arsy annisa dan Radar Mustika serta pembawa baki,Natasya Putri memang menerima pinjaman penuh dari warga sekolah untuk menyelenggarakan upacara bendera peringatan Hari Sumpah cowok ke- 90.
Kedepan, training insentif terhadap anggota Passusbra SMPN 2 Lintau Buo dibutuhkan akan melahirkan Passusbra yang sanggup berkiprah di tingkat kabupaten, provinsi bahkan nasional. Itu bukan sesuatu yang tidak mungkin alasannya training telah dimulai semenjak dini dari jenjang SMP.

Thursday, 28 February 2019

Pasti Dapat Hindari 3 Hal Ini, Pastikan Tiba Ke Sekolah Untuk Mencari Ilmu!

Hindari 3 hal ini, pastikan tiba ke sekolah untuk mencari ilmu! - Sebagai seorang siswa yang baik, anda bertanggungjawab terhadap diri sendiri maupun orangtua di rumah. Oleh lantaran itu anda perlu memastikan, tiba ke sekolah bertujuan untuk mencari ilmu. Dan itu ialah amanah dari orangtua anda.

 pastikan tiba ke sekolah untuk mencari ilmu PASTI BISA Hindari 3 Hal Ini, Pastikan Datang ke Sekolah untuk Mencari Ilmu!
Ilustrasi berguru di sekolah untuk mencari ilmu (pexels.com)

Belajar mencari ilmu itu memang berat. Capek, bahkan ngantuk duduk di dingklik sekolah dari pagi hingga sore. Mengikuti banyak sekali acara belajar. Kadang-kadang disertai dengan kiprah dari guru yang tidak sedikit.

Tapi ketahuilah, ilmu itu akan terasa keuntungannya sesudah anda berguru hari ini. Ilmu yang didapat di dingklik sekolah, hari esok akan menolong anda menjalani kehidupan sehari-hari.

Jangan ragu untuk menciptakan keputusan, bahwa anda sekolah hanya untuk mencari ilmu, bukan yang lain. Untuk mendukung keputusan anda tersebut,, hindari hal-hal berikut ini:

1.Pergi ke sekolah ‘mencairkan’ uang jajan

Orangtua niscaya membekali anda dengan uang jajan. Kalau tidak bersekolah, anda tidak akan menerima uang jajan dari orangtua. Oleh lantaran itu, memaksakan diri untuk tiba ke sekolah demi ‘mencairkan’ uang jajan ialah tindakan sia-sia.

Kenapa sia-sia? Hal itu akan mendorong anda untuk malas belajar. Boleh jadi anda akan berpura-pura pergi sekolah di depn orangtua namun tidak hingga ke tujuan. Atau anda tetap ke sekolah tapi mangkir berguru dan ngobrol di kantin atau keluyuran di daerah lain.

2.Pergi ke sekolah untuk mencari teman

Di sekolah banyak teman. Kalau tidak tiba ke sekolah, tidak ada sahabat di rumah. Sebab belum dewasa seusia anda sedang bersekolah semuanya. Dari pada kehilangan sahabat di rumah, anda paksakan juga untuk tiba ke sekolah.

Sikap ini juga perlu dihindari sehingga anda tiba ke sekolah hanya untuk belajar, mencari ilmu yang berkhasiat untuk kehidupan di masa depan.

3.Pergi ke sekolah sekadar mencari nilai

Hindari tiba ke sekolah hanya sekadar untuk mencari nilai bagus. Kalau hanya nilai elok semata, anda akan terjebak untuk melaksanakan cara-cara yang tidak elok untuk memperoleh nilai tersebut.

Boleh jadi nilai yang anda peroleh memang bagus, tetapi tidak akan banyak menolong diri anda kelak dikemudian hari.
Demikian beberapa hal yang perlu anda hindari untuk tiba ke sekolah. Sebaliknya pastikan diri anda untuk tiba ke sekolah untuk mencari ilmu sehingga anda sanggup berguru dengan baik. 

Sunday, 24 February 2019

Pasti Dapat 7 Hukuman Dan Eksekusi Ini Mungkin Pernah Anda Jalani Di Sekolah

7 Sanksi dan eksekusi ini mungkin pernah anda jalani di sekolah – Setiap sekolah sudah niscaya mempunyai tata tertib. Tata tertib tersebut memuat banyak sekali aturan dan disiplin yang harus ditaati oleh warga sekolah. Guru dan siswa yakni dua kelompok warga sekolah yang harus menaati aturan dan disiplin sekolah.

 Sanksi dan eksekusi ini mungkin pernah anda jalani di sekolah PASTI BISA 7 Sanksi dan Hukuman Ini Mungkin Pernah Anda Jalani di Sekolah
Ilustrasi pelanggaran serta hukuman dan eksekusi di sekolah (matrapendidikan.com)

Untuk siswa, ada aturan dan disiplin berpakaian, berpenampilan, mencar ilmu dan lain sebagainya. Semua aturan dan disiplin tersebut harus ditaati dan dipatuhi oleh siswa. Umumnya aturan dan disiplin tersebut dalam bentuk tertulis.

Semua aturan dan disiplin disertai dengan hukuman atau hukuman. Mulai dari taraf ringan, berupa peringatan hingga hukuman dan eksekusi dalam bentuk agresi fisi, baik dilakukan oleh guru maupun oleh siswa sendiri.

Namun hukuman dan eksekusi yang diberikan kepada siswa bersifat mendidik. Apa saja eksekusi bagi siswa yang melanggar disiplin dan aturan di sekolah?

1.Pangkas rambut ‘gratis’

Hukuman pangkas rambut ‘gratis’ diberlakukan kepada siswa berambut tidak rapi, diberi pewarna rambut atau panjang sehabis diberi peringatan oleh guru. Namanya memang ‘gratis’ tetapi rambut yang tidak sesuai aturan atau melanggar aturan akan dipotong secara acak atau pada kepingan teretentu saja.

Siswa yang kena eksekusi ini sering merasa risih dengan penampilan rambutnya sehingga harus merapikan rambutnya kembali pada tukang pangkas.

2.Memungut sampah

Siswa yang terlambat tiba ke sekolah biasanya diberi hukuman memungut sampah atau membersihkan toilet sekolah. Sekolah yang mempunyai areal luas dan banyak pohon perindangan akan menerima eksekusi menentukan sampah.

Toilet sekolah yang sudah jorok akan menjadi lahan bagi siswa yang menerima eksekusi dari pelanggaran yang dilakukannya.

3.Push up

Siswa yang terlambat mengikuti suatu pelajaran, atau memasuki kelas atau tidak berpakaian rapi disuruh push up sekian kali. Semakin sering melanggar aturan ini semakin sering pula melaksanakan eksekusi ini.

4.Berdiri di lapangan dan menghadap bendera

Siswa ibarat ini biasanya sebab melanggar aturan tidak membawa perlengkapan sekolah ibarat topi dan dasi upacara bendera. Siswa disuruh oleh guru menghadap ke tiang bendera. Kalau cuaca panas, eksekusi ini tidak mengenakkan.

5.Berdiri di depan kelas

Berdiri di depan kelas tidak semua siswa yang menyukaiannya. Namun eksekusi ini diberlakukan bagi siswa yang melanggar disiplin belajar. Tidak mengerjakan PR atau tidak membawa perlengkapan belajar.

6.Pemanggilan orangtua

Pemanggilan orangtua sebagai hukuman biasanya ditujukan kepada siswa yang melanggar aturan sekolah ibarat sering bolos, membikin keributan selama belajar, atau sering tidak hadir. Dalam pelanggaran berat contohnya yakni melaksanakan tindakan yang mengarah kriminal.

Kalau sering-sering melaksanakan pelanggaran ini tentu semakin pula terjadi pemanggilan terhadap orangtua. Kasihan kan orangtuanya? Seolah-olah orangtua yamng mau sekolah. Betapa ruginya orangtua, mau bekerja terpaksa ditinggalkan demi memenuhi panggilan sekoalh.

7.Berlari mengelilingi lapangan upacara

Berlari mengelilingi lapangan upacara tentu bukanlah hukuman ringan untuk dilakukan. Apalagi lapangan upacara cukup luas dan suasana mulai panas oleh terik matahari.
Memang, perubahan paradigma pendidikan telah membuat suatu hukuman dan eksekusi kepada siswa yang melanggar aturan dan disiplin sekolah. Aturan jewer telinga, cubit pinggang, memukul, bangkit dengan sebelah kaki dalam waktu tertentu dan sejenisnya sudah mulai dihentikan sebab dianggap tidak mendidik sifatnya.

Saturday, 23 February 2019

Pasti Dapat Semarak Lomba Masak Nasi Goreng Di Sekolah

Semarak lomba masak nasi goreng di sekolah – Siswa yang tergabung dalam Osis UPT SMPN 2 Lintau Buo mengadakan lomba memasak nasi goreng. Lomba yang mengusung tema, Membentuk Kakakter Siswa Melalui Kreativitas dalam Memasak tersebut diadakan sehari di sekolah tersebut, Selasa (27/11).

Semarak lomba masak nasi goreng di sekolah PASTI BISA Semarak Lomba Masak Nasi Goreng di Sekolah
Salah satu menu nasi goreng kreasi siswa (Hadi R/matrapendidikan.com)

Hadi Rahim, kontributor matrapendidikan yang meliput prosesi lomba dari awal hingga simpulan menginfokan bahwa lomba berlangsung sangat semarak dan dikuti oleh 11 kelas yang ada di UPT SMPN 2 Lintau Buo.

Proses memasak nasi goreng dibimbing oleh masing-masing wali kelas semoga acara siswa berjalan dengan sukses tanpa menerima hambatan dan hambatan yang berarti. Bimbingan wali kelas terutama sekali dalam memakai alat  menyerupai kompor minyak tanah dan peralatan memasak lainnya.

Tim penilai lomba memasak nasi goreng sebanyak 6 orang yakni Drs. Yulianis, Elfianti, S.Sn, Nefrida  (guru SBD), Arlis Anwar, S.Pd (Pakar Memasak), Ropi’u, S.Pd (Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan) dan Edy Samsul (Pembina Osis).

Sehari sebelumnya, dalam suatu musyawarah dengan majelis guru dan tenaga kependidikan, Kepala UPT SMPN 2 Lintau Buo Fauzi, S.Pd mendukung lomba tersebut.

Semarak lomba masak nasi goreng di sekolah PASTI BISA Semarak Lomba Masak Nasi Goreng di Sekolah
Tim penilai menyempatkan diri foto bareng dengan salah satu kelas penerima lomba (Hadi R/matrapendidikan)

“Namun acara siswa tersebut harus diawasi atau dibimbing oleh wali kelas dan semua guru,” pesan Kepala Sekolah.

Sementara itu Pembina Osis UPT SMPN 2 Lintau Buo, Edy Samsul menyampaikan bahwa nasi goreng gotong royong bukan lagi hal gila bagi siswa. Di rumah, di restoran dan warung-warung sudah ada disediakan nasi goreng. 

Semarak lomba masak nasi goreng di sekolah PASTI BISA Semarak Lomba Masak Nasi Goreng di Sekolah
Dua penilai sedang merasakan nasi goreng kreasi siswa (Hadi R/matrapendidikan.com)

“Lomba ini memberi kesempatan kepada siswa untuk mencurahkan kreasinya, baik dalam cita rasa maupun seni menghidangkan nasi goreng,” tutur pembina Osis.

Dari acara Lomba Memasak Nasi Goreng ini telah dihasilkan 11 kreasi siswa  Namun pemenang lomba akan diumumkan hari Senin mendatang.

Friday, 22 February 2019

Pasti Dapat Menggugah Kreasi Siswa Melalui Lomba Menciptakan Nasi Goreng

Menggugah kreasi siswa melalui lomba membuat nasi goreng – Mengajarkan ilmu pengetahuan kepada penerima didik, itu penting. Mengajarkan siswa bagaimana mencar ilmu mendapat ilmu pengetahuan, itu juga penting.

Menggugah kreasi siswa melalui lomba membuat nasi goreng PASTI BISA Menggugah Kreasi Siswa Melalui Lomba Membuat Nasi Goreng
Nasi goreng kreasi siswa dalam lomba masak nasi goreng di sekoalh (Jumar E/matrapendidikan.com)

Namun yang tak kalah penting di kurun milennial ini yaitu menyebarkan huruf nyata dan membekali penerima didik dengan keterampilan dasar. Misalnya keterampilan dasar masak-memasak.

Masak-memasak? Ya, masak memasak, termasuk membuat nasi goreng, dulunya ada dalam muatan kurikulum pada mata pelajaran PKK. Namun ketika ini acara itu terintegrasi ke dalam muatan kurikulum mata pelajaran prakarya, seni dan budaya maupun muatan lokal.

Masak memasak perlu ilmu dan pengetahuan. Bagaimana mungkin orang sanggup memasak sesuatu tanpa ilmu perihal itu Selain pengetahun juga dibutuhkan keterampilan untuk menerapkan ilmu pengetahuan perihal masak-memasak.

Di dalam ilmu dan keterampilan masak memasak terkandung nilai-nilai huruf positif, menyerupai huruf kreatif, inovatif dan mandiri. Karakter ini penting dimiliki siswa dalam menjalani kehidupan di kurun milennial ini.

Lomba membuat nasi goreng yang dilaksanakan di UPT SMPN 2 Lintau Buo belum usang ini, bukan sekadar untuk mengenyangkan perut dan memenuhi selera akan nasi goreng.  Lomba yang diadakan Osis bersama wali kelas ini bahu-membahu menjadi upaya untuk menggugah kreasi siswa.
Simak : Semarak Lomba Masak Nasi Goreng di Sekolah
Dalam lomba yang bertajuk, memasak sebagai ajang kreasi siswa, terkandung misi forum sekolah dalam memperlihatkan ilmu pengetahuan, menyebarkan nilai huruf dan membekali penerima didik dengan keterampilan membuat kuliner terkenal semenjak dini di sekolah.

Memang, tampilan dan cita rasa nasi goreng di Indonesia ketika ini sudah beraneka ragam. Hal ini juga sesuai dengan kebiasaan dan cita rasa masing-masing daerah.

Yang namanya nasi goreng, semua orang sudah tahu dan sanggup membuatnya. Namun demikian, bagaimana kreasi tampilan dan cita rasa tergantung pada materi perhiasan untuk membuat nasi goreng tersebut.

Bahan perhiasan ini akan memilih bagaimana tampilan dan cita rasa nasi goreng yang dihasilkan.Selain itu juga tergantung pada kreasi siswa yang membuatnya.

Kreasi inilah yang hendak ditemukan pada siswa dalam lomba memasak nasi goreng ala siswa di sekolah. Kelak, siswa diperlukan bisa membuat kreasi-kreasi gres sehingga cita rasa dan tampilan nasi goreng lebih bervariasi dan mengundang selera.
Simak juga : Semarak Peringatan HGN dan HUT PGRI ke- 73 di UPT SMPN 2 Lintau Buo
Dan, bukan mustahil, pengetahuan dan keterampilan ini akan menjadi wahana bisnis bagi tamatan forum sekolah ketika terjun ke tengah masyarakat. 

Pasti Dapat Manfaat Acara Ekskul Passusbra Bagi Siswa

Manfaat kegiatan ekskul passusbra bagi siswa – Kegiatan ekstrakurikuler atau sering disingkat ekskul di sekolah mendatangkan banyak manfaat bagi siswa. Banyak jenis kegiatan ekskul yang sanggup dipilih dan diikuti oleh siswa. Namun pemilihan jenis kegiatan ekskul sesuai dengan minat masing-masing siswa.

Manfaat kegiatan ekskul passusbra bagi siswa PASTI BISA Manfaat Kegiatan Ekskul Passusbra Bagi Siswa
Anggota Passusbra foto bareng pembina passusbra dan pembina osis (Rahid S/matrapendidikan.com)

Passusbra (pasukan khusus pengibar bendera) atau Paskibra (Pasukan Pengibar Bendera) merupakan salah satu jenis kegiatan ekskul yang cukup terkenal di sekolah. Paskibra yang tampil dalam upacara tertentu di tingkat kecamatan, kabupaten/kota, provinsi serta nasional berawal dari ekskul Paskibra di sekoalh.

Untuk menjadi anggota Passusbra di sekolah dibutuhkan persyaratan tertentu. Misalnya tinggi tubuh dn kesehatan tubuh, di samping minat siswa. Kemudian siswa akan mengikuti banyak sekali proses perekrutan anggota Passusbra.

Siswa yang diterima menjadi anggota Capas (Calon anggota passusbra) akan mengikuti masa pendidikan dan latihan dalam waktu tertentu. Usai masa pendidikan dan latihan, Capas dikukuhkan menjadi Anggota Capas.

Terakhir anggota Passusbra akan dilantik oleh pimpinan sekolah dalam suatu upacara khusus di sekolah.
Lalu, apa manfaat bagi siswa ikut ekskul Passusbra?

1.Menumbuhkan rasa cinta pada tanah air

Anggota Passusbra yang telah dilantik oleh pimpinan sekolah akan mengadakan banyak sekali kegiatan. Misalnya menjadi pengibar bendera pada upacara rutin di sekolah, Lomba Baris Berbaris, Lomba Penaikan Bendera atau Penurunan Bendera, kegiatan bahakti sosial, dan lain sebagainya.

Untuk menyiapkan kegiatan tersebut anggota Passusbra akan mengadakan latihan dan pembekalanan. Latihan berupa baris berbaris, tata cara pengibaran bendera dan ebagainya.

Sementara pembekalan mental mencakup pembekalan yang berkaitan dengan kewarganegaaarn.  Pembekalan mental ini akan  menumbuhkan rasa cinta pada tanah air.

2.Membentuk kedisiplinan diri

Kegiatan Passusbra memuat banyak sekali aktiviats yang menuntut didiplin anggotanya. Baik disiplin dalam gerakan maupun dalam disiplin akan waktu. Kombinasi disiplin gerak dan waktu akan menghasilkan gerakan dan agresi yang kompak antara satu dengan yang lainnya dalam melaksankan prosesi pengibaran bendera.

Hal semacam ini akan tampak tercermin dalam sikap dan sikap anggota Passusbra dalam kehidupan sehari-hari. Mereka disiplin dalam waktu maupun dalam belajar. Disiplin diri juga menyangkut kejelian mendengar dan melakukan instruksi atau perintah.

3.Rasa tanggung jawab

Anggota Passusbra mempunyai tanggungjawab masing-masing sesuai tugasnya dalam proses pengibaran bendera. Tanggungjawab terhadap diri sendiri maupun terhadap sesama anggota sehingga menghasilkan gerakan dan gugusan yang harmonis.

4.Melatih kekuatan fisik

Passusbra tidak semata berkaitan dengan baris-berbaris melainkan termasuk kegiatan latihan fisik. Latihan rutin yang dilakukan anggota Passusbra akan melatih kekuatan fisik anggota passusbra.

5. Memanggakan orangtua

Orangtua akan bahagia melihat anaknya tampil dalam suatu prosesi pengibaran bendera, baik pengibaran bendera di sekolah pada upacara bendera rutin, maupun perayaan atau peringatan hari besar tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi bahkan tingkat nasional.
Demikian 5 manfaat utama kegiatan ekskul Passusbra bagi siswa. Tentu masih banyak manfaat lain yang dipetik oleh peserat didik dalam kegiatan ekskul ini.