Showing posts sorted by relevance for query bmt-ugt-sidogiri-koperasi-simpan-pinjam-syariah. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query bmt-ugt-sidogiri-koperasi-simpan-pinjam-syariah. Sort by date Show all posts

Thursday, 12 September 2019

Jadi Berilmu Koperasi Bmt Ugt Sidogiri Berkembang Pesat


BMT UGT Sidogiri mengoperasikan 276 kantor layanan se-Indonesia. Awalnya, BMT UGT mempunyai wilayah Jawa Timur, tetapi mulai 17 Februari 2015 sudah nasional. Penamaan BMT bersumber dari akar sejarah Pondok Pesantren Sidogiri. BMT UGT bersumber dari nama Urusan Guru Tugas yang menyarankan pendiriannya. Awal pendirian BMT UGT sangat sederhana, hanya berkantor di salah satu ruko berukuran 3x4 m2 di erat Pasar Wonorejo, Pasuruan. Belakangan, konsep itu pula yang mempercepat gerak BMT UGT menangkap pasar. "Kantor-kantor kami hingga kini letaknya tak jauh dari pasar. Di MMU, sama dengan koperasi simpan-pinjam lain, kami turun, cari nasabah. Kami nagih, Ya begitu," kata Bapak Mahmud Zain selaku pimpinan pusat.

Mahmud meyakini, kesuksesan BMT UGT dikala ini bersumber dari anugerah Allah. Pasalnya, awalnya para pengurus Koperasi BMT tidak paham sama sekali cara memutar dana anggotanya. Mahmud pun blak-blakan mengaku kebingungan dikala tiga bulan sehabis berdiri, BMT kebanjiran dana anggota hingga Rp 300 juta pada 1997. Padahal, dalam bayangan pengurus kala itu, paling besar Rp 200 juta terkumpul dua tahun sehabis berdiri.

Baca : BMT Sidogiri Koperasi Simpan Pinjam Syariah
Dengan modal nekat, pengurus Koperasi BMT pun pergi ke Pusat Inkubasi Bisnis Usaha Kecil di Islamic Center Surabaya. "Kami diberi pandangan-pandangan. Terus kami pulang dan menjalankan saran itu. Kami turun ke Pasar Wonorejo untuk memutar dana itu. Dan, ternyata banyak orang butuh. Malah dana kurang, hahaha..." kata Mahmud seraya tertawa.

Berkat petunjuk itu, BMT Sidogiri hasilnya sanggup meraih keuntungan hingga 100% pada simpulan tahun pertama; 50%-nya dibagikan kepada anggota melalui sisa hasil perjuangan (SHU). "Kalau pengurus, ya sudahlah... puasa dulu. Pengurus hingga tiga tahun nggak sanggup apa-apa tiap bulannya. Dapatnya hanya pada simpulan tahun," ujar Mahmud.

Rincian pembagian keuntungan BMT, berdasarkan Mahmud, 50% untuk SHU, 20% untuk dana cadangan, 5% untuk pengurus dan pengawas, 5% untuk manajer dan karyawan, 5% untuk dana pendidikan, dan selebihnya sebesar 15% untuk dana sosial. Meski begitu, diakui Mahmud, BMT selalu kebanjiran simpanan anggotanya. "Kalau koperasi-koperasi lain sulit mencari dana, kami malah selalu kebanjiran dana. Tahun 2001 simpanan khususnya gres Rp 231 miliar," kata Mahmud seraya menawarkan laporan keuangan BMT Sidogiri kepada SWA.

Dalam bagan simpanan BMT Sidogiri, simpanan pokok ialah simpanan yang disetor dikala awal seseorang menjadi anggota, yakni sebesar Rp 1 juta per anggota. Sementara simpanan khusus awalnya tidak dibatasi. Nah, untuk perhitungan pembagian SHU, salah satunya berdasarkan nilai simpanan khususnya.

Karena bagan itulah, sempat ada anggota koperasi yang menyimpan hingga Rp 2 miliar dengan impian memperoleh SHU yang besar. Kondisi itu hasilnya menciptakan para pengurus memutuskan simpanan khusus dibatasi, hanya Rp 500 juta per orang. "Kalau tidak dibatasi, kami nanti sanggup dikuasai perorangan. Menjadi daerah orang-orang berduit, yang bisa-bisa menguasai koperasi," ungkap Mahmud.

Kinerja BMT yang terus membaik menciptakan para anggotanya terus bertambah. Otomatis, nilai tabungannya pun membengkak. Pada tahun 2001, nilai tabungan umum Rp 446 juta dan simpanan berjangka Rp 6,1 juta. Pada 2014, nilai tabungan umum mencapai Rp 716 miliar dan tabungan berjangka Rp 210 miliar. Asetnya pun terus naik hingga mencapai Rp 1,5 triliun pada simpulan 2014 dan omsetnya tembus Rp 16 triliun lebih. "Zakat kami (2,5%), sebelum SHU dan pajak, pada 2014 mencapai Rp 7 miliar. Disamping itu, kami punya dana sosial (CSR) pada 2014 mencapai Rp 8,9 miliar," ujar Mahmud.

Meski demikian, Mahmud mengakui, hingga kini BMT Sidogiri dibantu permodalan oleh sembilan bank syariah, di antaranya BRI Syariah, BNI Syariah, Syariah Mandiri, Bukopin Syariah, Jatim Syariah, DKI Syariah, Panin Syariah, BCA Syariah. "Itu kami gunakan dalam masa-masa yang kritis, yakni bulan Sya'ban dan Puasa. Saat itu banyak penarikan tabungan.

Dan, kami perlu dibantu oleh bank," kata Mahmud mengutarakan alasannya. Sinergi itu juga menciptakan sistem teknologi warta BMT Sidogiri meningkat. Salah satunya, bekerja sama dengan BRI Syariah dalam penggunaan jaringan ATM. Selain itu, melalui kartu debit BMT Sidogiri, anggotanya sanggup menarik dana di jaringan ATM bersama dan ATM Prima. "Jadi, nabungnya di BMT, ngambil uangnya di ATM BRI, hehehe... kata dia.

Dengan dana kelolaan sedemikian besar, BMT Sidogiri tentu saja memikat bank-bank syariah nasional. "Bank Syariah Mandiri membantu cash management, memfasilitasi online kami," ungkap Mahmud. Namun, pengurus BMT Sidogiri sangat membatasi peminjaman modal dari perbankan syariah.

Alasannya, demi kehati-hatian. Selain itu, sebenarnya, BMT Sidogiri tak memerlukan pertolongan bank untuk menambah modal. Pasalnya, begitu periode penambahan modal dibuka yang hanya berlangsung tiga ahad dalam setahun, anggotanya berbondong-bondong menyetor tabungan. "Dua tahun kemudian pernah kami memasang sasaran penambahan Rp 50 miliar. Ternyata yang masuk Rp 180 miliar. Kaget kami. Ini gimana nanti mengembangkannya? Makanya, pada RAT (rapat anggota tahunan) 2014 kami batasi. Anggota baru, tabungannya maksimal Rp 2 juta. Minimalnya Rp 1,25 juta. Yang lama, silakan," ujarnya.

9 produk simpanan BMT Sidogiri


  1. Tabungan Umum Syariah,
  2. Tabungan Haji Al-Haromain,
  3. Tabungan Umrah Al-Hasanah,
  4. Tabungan Idul Fitri,
  5. Tabungan Lembaga Peduli Siswa,
  6. Tabungan Qurban,
  7. Tabungan Tarbiyah,
  8. Tabungan Mudharabah Berjangka dan
  9. Tabungan MDA Berjangka Plus.

Baca : Ragu untuk berinvestasi? BMT Sidogiri Solusinya

Sementara produk pembiayaan untuk anggotanya meliputi UGT Gadai Emas Syariah, UGT Modal Usaha Barakah, UGT Multiguna Tanpa Agunan, UGT Kendaraan Bermotor Barokah, UGT Pembelian Barang Elektronik, dan UGT Pembiayaan Kafalah Haji. Selain itu, terdapat pula sejumlah pelayanan jasa, yaitu jasa pelayanan transfer, layanan umrah dan haji, serta layanan payment point online banking.

BMT Sidogiri berubah menjadi tubuh aturan berbeda


  1. Koperasi sekunder (Inkopsyah dan Puskopsyah),
  2. Lembaga keuangan bank (PT BPRS UMMU),
  3. Properti (PT UGT Sinergi Barokah),
  4. Teknologi satelit (PT U-SAT),
  5. Pembuatan software (PT USID),
  6. Kuliner (PT Rijan Damai Selaras),
  7. Asuransi mikro syariah (PT ASYKI),
  8. Apartemen mahasiswa (PT Sinwa Barokah Abadi)
  9. Rumah sakit (PT Soyugiri Primadika).

Menurut Mahmud, banyak sekali pengembangan itu tak lepas dari misi sosial koperasi : membantu kaum tak punya. Itu sebabnya, BMT Sidogiri membangun rumah sakit dan memasuki bisnis asuransi mikro syariah. Pembagian manfaatnya pun terlihat mengedepankan dana sosial hingga 15% dari keuntungan. "Padahal, untuk pengurus cuma 5%. Manajer dan karyawan 5%. Artinya, kami mendahulukan kepentingan sosial. Kalau di luar, dana sosial 5%, pengurus 10%. Manajer dan karyawan 10%," katanya.

Dengan komposisi ibarat itu, pengurus ibarat Mahmud memang harus legowo. Namun, ia ikhlas. Karena, kemajuan BMT Sidogiri turut membantu orang tak punya serta meningkatkan harkat dan martabat umat Islam di Indonesia. "Kalau mau zona nyaman, ya sudah bergerak di simpan-pinjam saja. Tetapi kami tidak mau itu, kami ingin membantu siapa pun yang membutuhkan. Kami berpikir bisnis itu tidak bisnis an sich. Tetapi berpikir akhirat. Intinya, kami ingin menjadi khorinas manhuwa ya faunnas. Sebaik-baik insan itu ialah orang yang paling banyak memberi manfaat untuk orang lain," Mahmud menegaskan.

10 Tips Sukses Koperasi BMT Sidogiri


  1. Memulai dari yang kecil
  2. Terus mencar ilmu sambil berjalan
  3. Meningkatkan kualitas manajemen
  4. Menerapkan administrasi keuangan dengan hati-hati
  5. Mengambil pertolongan permodalan dari bank syariah secukupnya
  6. Mengevaluasi model bisnisnya secara berkala
  7. Menjaga Independensi koperasi dari penabung / pemodal besar.
  8. Bekerja sama dengan perbankan syariah untuk meningkatkan sistem teknologi informasinya.
  9. Mendiversifikasi bisnisnya ke banyak sekali bidang lain yang sesuai dengan syariah
  10. Terus berinovasi menyebarkan produk sesuai dengan kebutuhan anggotanya

Penghargaan Koperasi BMT Sidogiri


  • Tahun 2013 Peringkat I, The Best Islamic Microfinance, dalam Islamic Finance Award & Cup 2013 di Jakarta, dari Karim Business Consulting
  • Tahun 2013 Dinobatkan oleh Gubernur Jawa Timur sebagai KSP/USP dan KJKS/UJKS Berkinerja Baik untuk Kategori : Pengelolaan Koperasi Modern Skala Provinsi
  • Tahun 2014 The Best Islamic Micro Finance 2014 dengan aset lebih dari Rp 50 miliar dari Karim Consulting Indonesia

Nah, dari semua klarifikasi diatas apa anda masih ragu untuk berinvestasi di BMT Sidogiri? Info lebih lanjut silahkan kunjungi kantor-kantor cabang terdekat di kota anda.

Monday, 14 October 2019

Jadi Terpelajar Bmt Ugt Sidogiri, Koperasi Simpan Pinjam Syariah


Saat ini mungkin anda sudah dekat dengan yang namanya ekonomi syariah, Ekonomi syariah mengatakan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat, rasa adil, kebersamaan dan kekeluargaan serta bisa mengatakan kesempatan seluas-luasnya kepada setiap pelaku usaha. Karena itulah, masyarakat banyak yang beralih ke ekonomi syariah, mulai dari perbankan hingga koperasi. Salah satunya yaitu Koperasi BMT Usaha Gabungan Terpadu Sidogiri disingkat “BMT UGT Sidogiri”.

BMT UGT Sidogiri yaitu koperasi simpan pinjam syariah, didirikan pada tahun 2000 oleh Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan Jawa Timur.  Untuk membangun dan membuatkan ekonomi masyarakat dengan landasan syariah islam.

BMT UGT Sidogiri berkantor sentra di Jl. Sidogiri Barat RT.03 RW.02 Kraton Pasuruan 67151 Jawa Timur. Dan dikelola oleh para alumni santri Pondok Pesantren Sidogiri yang sudah mempunyai aksara STAF, yaitu  Shiddiq (jujur), Tabligh (Transparan), Amanah (dapat dipercaya) dan Fathanah (Profesional).

Setiap tahun BMT UGT Sidogiri membuka beberapa unit pelayanan di kabupaten/kota yang dinilai potensial.  Terhitung hingga tahun 2013 lalu, koperasi ini sudah mempunyai 230 unit yang tersebar diseluruh Indonesia. Bisa anda lihat dibagian Kantor Pelayanan

Koperasi ini memperlihatkan beberapa produk


  1. Umum Syariah: Simpanan yang sanggup disetor dan diambil sewaktu-waktu dengan memakai kesepakatan wadiah yad addlamanah/qardh atau mudlarabah muthlaqah.
  2. Peduli Siswa: Layanan penyimpanan dana yang diperuntukkan bagi forum pendidikan guna menghimpun dana tabungan siswa dengan kesepakatan wadiah yadh adhamanah.
  3. Idul Fitri: Simpanan dana dengan kesepakatan wadiah yadh addlamanah yang dipakai untuk memenuhi kebutuhan hari raya idul fitri.
  4. Haji: Tabungan untuk membantu pelaksanaan ibadah haji dengan kesepakatan wadi'ah yad addlamanah.
  5. Umroh: Tabungan untuk membantu pelaksanaan ibadah umrah dengan kesepakatan wadiah yad addlamanah.
  6. Kurban: Tabungan umum berjangka untuk membantu dan memudahkan anggota dalam merencanakan ibadah kurban dan aqiqah.
  7. Deposito: Tabungan Berjangka yang setoran dan penarikannya menurut jangka waktu tertentu

Selain itu, Koperasi ini juga mempunyai kawan kerja untuk menjalin kebersamaan di bidang ekonomi syariah, antara lain: Bank Syariah Mandiri, Bank Panin Syariah, Bank BNI Syariah, Bank BRI Syariah, Bank Muamalat Indonesia, Bank Bukopin Syariah, Bank Danamon Syariah, Bank BCA Syariah. INKOPSYAH BMT Jakarta, PT. Permodalan BMT Ventura, LPDB-KUMKM, PT. Asuransi Takaful Keluarga Indonesia, PT. Value Stream Indonesia, PT. Negakom Indonesia, ABSINDO, PT Andelink Duta Indonesia, PT Nurani Travel, PT Asyki.

Jika menabung atau menyimpan uang di koperasi ini. Selain mendapat bagi hasil, anda juga tidak dikenakan biaya manajemen tiap bulannya. Nah, tunggu apalagi. silahkan daftarkan diri anda untuk menjadi anggota/nasabah di kantor cabang atau unit di kota anda.

Ini yaitu artikel review, admin tidak bertanggung jawab atas apa yang diakibatkan dari artikel ini. Terima kasih...

Sunday, 24 February 2019

Jadi Berilmu Bmt Ugt Sidogiri Koperasi Simpan Pinjam Syariah Pilihan Utama Rakyat Kecil


Kehadiran kantor cabang KSPS BMT UGT Sidogiri di kepulauan terpencil sangat didambakan oleh masyarakat setempat, terutama pada kepulauan terpencil di Madura ibarat pulau Kangean, pulau Sapudi dan pulau Masalembo yang masih belum ada bank di sana. Penduduk di kepulauan terpencil sangat diuntungkan dengan keberadaan KSPS BMT UGT Sidogiri di sana sebab mereka sanggup melaksanakan transaksi keuangan sebagaimana yang diberikan oleh layanan perbankan.

“Selama ini mereka harus membawa uang tunai dalam jumlah besar apabila hendak belanja ke Sumenep. Berkat kehadiran KSPS BMT UGT Sidogiri, penduduk kepulauan tidak perlu lagi membawa uang tunai dalam jumlah besar untuk belanja ke Sumenep, namun cukup membawa buku tabungan KSPS BMT UGT Sidogiri yang sudah sanggup melayani transaksi online antarcabangnya,” papar Ketua Pengurus KSPS BMT UGT Sidogiri H. Mahmud Ali Zain.

Hal tersebut disampaikan oleh H. Mahmud Ali Zain ketika mendapatkan kunjungan Evi Zainal Abidin anggota Komisi XI dewan perwakilan rakyat RI yang berkunjung ke kantor sentra KSPS BMT UGT Sidogiri Kamis (9/3/2017). Dalam kunjungan tersebut, juga dihadiri oleh pengurus dan pengawas KSPS BMT UGT Sidogiri, direksi Koperasi BMT Maslahah, Direksi BPRS UMMU Bangil, Pengurus LAZ Sidogiri dan L-Kaf Sidogiri.

Menurut H. Mahmud Ali Zain, ketika ini KSPS BMT UGT Sidogiri telah membuka 277 cabang di 10 Provinsi di Indonesia. “Kami sudah mempunyai kantor cabang di Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, DKI, Jawa Barat, Jawa Timur, Lampung dan Riau,” ungkap H. Mahmud Ali Zain yang belum usang ini mendapatkan penghargaan dari Presiden RI Joko Widodo sebagai Tokoh dan Lembaga Keuangan Inspirasitif dalam ketegori Pendukung Pengembangan Asuransi Mikro.

Perkembangan dan capaian pertumbuhan KSPS BMT UGT Sidogiri dari aneka macam aspek mulau dari anggota, aset, omzet, zakat dan dana sosial menerima apresiasi dari Evi Zainal Abidin. “Baru pertama kali aku mengetahui bagaimana bahwasanya kemajuan yang telah dicapai oleh BMT di Sidogiri secara mendalam. Capaian tersebut  benar-benar di luar ekspektasi saya. Kayaknya sesudah ini aku daftar jadi pegawai BMT UGT Sidogiri saja,” seloroh Evi Zainal Abidin yang disambut senyuman dari para penerima yang hadir dalam pertemuan tersebut.

Monday, 30 September 2019

Jadi Cerdik Bangkitnya Ekonomi Kaum Sarungan Bmt Ugt Sidogiri


Bangkitnya Ekonomi Kaum Sarungan. Di tengah angin kencang krisis ekonomi dan moneter yang merontokkan lembaga-lembaga keuangan yang berbasis pada ribawi, forum keuangan yang berbasis pada syariah terhindar dari krisis tersebut. Lembaga keuangan yang bersifat konvensional lebih sering menindas orang ekonomi rendah dengan memperlihatkan bunga yang cukup besar.

Dari sisi agama hal yang demikian itu sangat terang sekali bahwa hukumnya ialah riba. Berangkat dari keprihatinan terhadap ekonomi ummat yang saat itu (antara tahun 1995-1996) praktik ekonomi ribawi dalam bentuk rentener sudah menjalar ke desa-desa, termasuk ke Sidogiri, serta tercekiknya kaum lemah (dhuafa) dan kaum yang tertindas (mustad'afiin) menjadi pendorong berdirinya Koperasi BMT MMU di Sidogiri pada pertengahan tahun 1997.

Koperasi BMT MMU (Baitul Mal wa Tamwil Maslahah Mursalal lil Ummah) Sidogiri merupakan forum simpan pinjam dengan referensi bagi hasil sesuai dengan syariah yang diprakarsai oleh beberapa pencetus dan alumni Pondok Pesantren Sidogiri. Sebelum itu, Ponpes Sidogiri telah mendirikan Koperasi Pondok Pesantren Sidogiri, disingkat "Kepontren Sidogiri" semenjak tahun 1961 yang dirintis oleh K.A Sa'doellah Nawawie (Penanggung Jawab dan Ketua Pengurus Ponpes Sidogiri). Keberadaan Kepontren Sidogiri yang kemudian hari menjadi cikal bakal kebangkitan ekonomi syariah di Sidogiri. Karena itulah, Pondok Pesantren Sidogiri menerima predikat sebagai "Pesantren Wirausaha Pertama".

Sejak didirikan tahun 1997, Koperasi BMT MMU memperlihatkan kemajuan yang signifikan baik dari segi aset, penerimaan kas dan keuntungan bersihnya (SHU). Saat ini, unit pelayanannya telah berubah menjadi 86 unit yang tersebar di aneka macam daerah di Jawa Timur. Sejak 25 September 2009, alih bina Koperasi BMT MMU Sidogiri di ubah menjadi binaan Dinas Koperasi & UMKM Provinsi Jawa Timur. Kemudian, semenjak November 2013, Koperasi BMT MMU Sidogiri berganti nama menjadi Koperasi BMT Maslahah Pasuruan.

Setelah sukses menyebarkan Koperasi BMT Maslahah Pasuruan, para pengurus memprakarsai berdirinya Koperasi BMT Usaha Gabungan Terpadu (UGT) Sidogiri yang aset, omzet dan keuntungan bersihnya terus berkembang dan makin menerima kepercayaan dari masyarakat. Kini, Koperasi BMT UGT Sidogiri telah mempunyai 242 unit pelayanan yang tersebar di 10 provinsi di Indonesia menyerupai Jawa Timur, Jawa Barat, Jakarta Utara dan luar Jawa.

Pandangan terhadap orang sarungan yang identik dengan orang-orang pesantren dan pedesaan telah bergeser. Orang sarungan ternyata bisa bekerja cerdas dan bekerja lapang dada sehingga bisa meraih kesuksesan dalam bidang keuangan mikro syariah pada ketiga koperasi syariah di Sidogiri yang mereka dirikan. Terbukti, bahwa Koperasi BMT UGT Sidogiri menduduki peringkat puncak The Best Islamic Micro Finance versi Karim Consulting Indonesia.

Keberhasilan tersebut merupakan perwujudan visi khidmah lil mah'had wa khidmah lil ummah (pengabdian pada pesantren dan dedikasi kepada umat) dan misi untuk berkhidmat kepada masyarakat melalui jalur pendidikan, sosial dan ekonomi. Lembaga-lembaga yang berlatar belakang Pondok Pesantren Sidogiri tersebut akan diperluas untuk mewujudkan Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam (rahmatan lil 'alamin).

Referensi : Syaiful Bakhri | Sukses Koperasi Syariah di Sidogiri; The Best Islamic Micro Finance | Cipta Pustaka Utama 2015

Monday, 14 October 2019

Jadi Cendekia Ragu Untuk Berinvestasi? Bmt Ugt Sidogiri Solusinya


Ingat investasi ingat uang atau ekonomi, investasi ialah mengeluarkan atau menyimpan sejumlah uang terhadap suatu barang atau daerah dengan cita-cita akan mendapat laba di kemudian hari. Dengan berinvestasi, anda akan mempunyai pelengkap pemasukan keuangan. Semakin banyak berinvestasi maka semakin banyak pula hasil yang bisa anda dapatkan.

Banyak cara yang bisa anda lakukan untuk berinvestasi, mulai dari investasi emas, perusahaan, perbankan, koperasi. Salah satunya Baitul Maal wa Tamwil Usaha Gabungan Terpadu (BMT UGT) Sidogiri sebagai pilihan untuk meng-investasikan keuangan anda biar aman, lancar, dan yang paling penting dijamin halal sesuai aturan fikih salaf.

MASIH MERAGUKAN BMT SIDOGIRI?


BMT UGT Sidogiri merupakan koperasi syariah yang dikelola oleh Pondok Pesantren Sidogiri, sudah mempunyai 230 unit layanan baik cabang, cabang pembantu dan kantor Kas. Dengan aset mencapai 1.3 triliun. Sungguh angka yang sangat mengherankan kendati dikelola oleh pesantren salaf yang bergerak dibidang pendidikan. tapi bisa bersaing dibidang ekonomi syariah. Bahkan beberapa waktu yang lalu, BI merekomendasikan BMT UGT Sidogiri untuk bergerak dibidang perbankan (bukan koperasi).

Selengkapnya : BMT UGT Sidogiri, Koperasi Simpan Pinjam Syariah

PRODUK YANG DITAWARKAN


1. Produk Simpanan


Tabungan umum syariah yang setoran dan penarikannya sanggup dilakukan setiap ketika sesuai kebutuhan anggota.
Akad : Tabungan diakad menurut prinsip syariah mudharabah musytarakah. dengan nisbah 30% Anggota, 70% BMT

Manfaat dan Keuntungan:

  1. Aman dan transparan
  2. Bebas riba, transaksi gampang dan sesuai syariah
  3. Bagi hasil menguntungkan dan halal
  4. Tanpa biaya manajemen bulanan
  5. Ikut membantu sesama ummat ( ta'awun )

2. Tabungan Haji


Tabungan umum berjangka untuk membantu keinginan anggota melaksanaan ibadah haji.
Akad : Tabungan diakad menurut prinsip syariah mudharabah musytarakah. dengan nisbah 50% Anggota, 50% BMT

Manfaat dan Keuntungan :

  1. Kemudahan melaksanakan setoran tabungan setiap saat.
  2. Mudah memantau perkembangan dana dengan mendapat laporan mutasi transaksi berupa buku tabungan.
  3. Mendapatkan pelengkap bagi hasil yang kompetitif
  4. Ikut membantu sesama ummat ( ta'awun )
  5. Aman, terhindar dari riba dan haram
  6. Dapat mengajukan dana talangan bagi calon jama'ah haji yang ingin memperoleh porsi keberangkatan haji pada tahun yang direncanakan.

3. Tabungan Umroh


Tabungan umum berjangka untuk membantu keinginan anggota melaksanaan ibadah umrah.
Akad : Tabungan diakad menurut prinsip syariah mudharabah musytarakah. dengan nisbah 40% Anggota, 60% BMT

Manfaat dan Keuntungan :

  1. Kemudahan melaksanakan setoran tabungan setiap saat.
  2. Mendapatkan pelengkap bagi hasil yang kompetitif
  3. Ikut membantu sesama ummat ( ta'awun )
  4. Aman, terhindar dari riba dan haram
  5. Dapat mengajukan dana talangan umrah maksimal 30% dari kekurangan biaya umrah dengan ketentuan pembiayaan yang berlaku

4. Tabungan Hari raya Idul Fitri


Tabungan umum berjangka untuk membantu anggota memenuhi kebutuhan hari raya idul fitri.
Akad : Tabungan diakad menurut prinsip syariah mudharabah musytarakah. dengan nisbah 40% Anggota, 60% BMT

Keuntungan :

  1. Transaksi gampang dan transparan sehingga memudahkan melihat perkembangan setiap saat
  2. Aman, terhindar dari riba dan haram
  3. Ikut membantu sesama ummat (ta'awun)
  4. Mendapatkan bagi hasil bulanan yang halal dan menguntungkan atau sanggup dirupakan barang untuk kebutuhan hari raya sesuai kebijakan BMT UGT Sidogiri
  5. Dapat dipakai sebagai jaminan pembiayaan.

5. Tabungan Pendidikan


Tabungan umum berjangka yang diperuntukkan bagi forum pendidikan guna menghimpun dana tabungan siswa.
Akad :Tabungan diakad menurut prinsip syariah mudharabah musytarakah. dengan nisbah 40% Anggota, 60% BMT

Keuntungan :

  1. Aman dan transparan sehingga dengan gampang memantau perkembangan dana setiap bulan
  2. Transaksi gampang dan bebas dari riba
  3. Pengurus forum tidak disibukkan dengan urusan keuangan terutama pada ketika pembagian tabungan siswa di selesai tahun pendidikan.
  4. Mendapatkan bagi hasil bulanan yang halal dan menguntungkan.
  5. Mendapatkan dana BEA SISWA untuk siswa tidak bisa sebesar Rp 150.000 sesuai kebijakan BMT UGT Sidogiri
  6. GRATIS biaya administrasi.

6. Tabungan Kurban


Tabungan umum berjangka untuk membantu dan memudahkan anggota dalam merencanakan ibadah kurban dan aqiqah.
Akad : Tabungan diakad menurut prinsip syariah mudharabah musytarakah. dengan nisbah 40% Anggota : 60% BMT

Keuntungan:

  1. Mempermudah perencanaan keuangan untuk pembelian binatang kurban dan aqiqah
  2. Mendapatkan Bagi hasil yang halal dan kompetitif.
  3. Membantu sesama ummat (ta'awun)

7. Tabungan Tarbiyah


Tabungan umum berjangka untuk keperluan pendidikan anak dengan jumlah setoran bulanan tetap (installment) dan dilengkapi dengan asuransi.
Akad : Tabungan diakad menurut prinsip syariah mudharabah musytarakah. dengan nisbah 25% Anggota : 75% BMT

Manfaat atau laba :

  1. Kemudahan perencanaan keuangan masa depan untuk biaya pendidikan putra/putri
  2. Mendapatkan pertolongan asuransi secara otomatis tanpa melalui investigasi kesehatan
  3. Mendapatkan souvenir BMT UGT @sesuai persyaratan yang berlaku

Contoh :
Pilih paket setoran perbulan Rp 1 juta, Periode kontrak 60 bulan pada bulan ke 30 ternyata Nasabah meninggal dunia,maka beliau akan mendapat asuransi pendidikan Rp100 juta dan pihak asuransi juga akan melanjutkan setoran simpanan bulanannya Rp1juta perbulannya yang sisa 30 bulan.

8. Tabungan Berjangka (Deposito)


Tabungan Berjangka yang setoran dan penarikannya menurut jangka waktu tertentu.
Akad : Tabungan diakad menurut prinsip syariah mudharabah musytarakah. dengan nisbah sebagai berikut

  • Jangka waktu 1 Bulan Nisbah 50% Anggota : 50% BMT
  • Jangka waktu 3 Bulan Nisbah 52% Anggota : 48% BMT
  • Jangka waktu 6 Bulan Nisbah 55% Anggota : 45% BMT
  • Jangka waktu 9 Bulan Nisbah 57% Anggota : 43% BMT
  • Jangka waktu 12 Bulan Nisbah 60% Anggota : 40% BMT
  • Jangka waktu 24 Bulan Nisbah 70% Anggota : 30% BMT

Keuntungan :

  1. Mendapatkan Bagi Hasil yang lebih besar dan kompetitif
  2. Bisa dijadikan jaminan pembiayaan
  3. Nisbah (proporsi) bagi hasil lebih besar daripada tabungan umum syariah

9. Tabungan MDA Berjangka Plus


Tabungan berjangka khusus dengan manfaat asuransi santunan kesehatan secara gratis.
Akad : Tabungan diakad menurut prinsip syariah mudharabah musytarakah. dengan nisbah 50% Anggota : 50% BMT

Manfaat dan laba :

  1. Mendapatkan santunan asuransi kesehatan sebagai berikut :
    • Rawat inap rumah sakit Rp.200.000. Perhari ( maksimal 180 hari setahun ),
    • Rawat ICU Rp.400.000.-perhari ( maksimal 10 hari setahun ),
    • Santunan biaya operasi Rp 2 juta (dalam setahun )
  2. Mendapatkan santunan asuransi meninggal dunia sebagai berikut :
    • Santunan meninggal biasa Rp 5 juta,
    • Santunan meninggal kecelakaan Rp 10 juta

Bagaimana dengan anda? Masih ragu? Untuk lebih jelasnya, silahkan kunjungi kantor cabang terdekat di kota anda.

Ini ialah artikel review, admin tidak bertanggung jawab atas apa yang diakibatkan dari artikel ini. Terima kasih...