Showing posts sorted by relevance for query download-contoh-jurnal-kegiatan-kepala-sekolah. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query download-contoh-jurnal-kegiatan-kepala-sekolah. Sort by date Show all posts

Sunday, 3 February 2019

Jadi Cendekia Kumpulan Teladan Format Manajemen Dan Panduan Kerja Kepala Sekolah / Madrasah


Kumpulan Contoh Format Administrasi dan Panduan Kerja Kepala Sekolah / Madrasah. Penerapan standar nasional pendidikan merupakan serangkaian proses untuk memenuhi tuntutan mutu pendidikan nasional. Pelaksanaannya diatur secara bertahap, terencana, terarah, dan berkelanjutan sesuai dengan tuntutan perubahan kehidupan lokal, nasional, dan global. Dalam proses pemenuhan standar tersebut dibutuhkan sejumlah indikator pencapai an untuk mempermudah dalam melaksanakan kegiatan pendidikan. Dan kegiatan operasional pendidikan berada di tingkat satuan pendidikan (sekolah) dalam upaya menghasilkan lulusan yang bermutu.

Sekolah dipimpin oleh kepala sekolah yang mempunyai kiprah strategis dalam meningkatkan profesionalisme guru dan mutu pendidikan di sekolah. Kepala Sekolah sebagai pemimpin harus mampu: 1) mendorong timbulnya kemauan yang berpengaruh dengan penuh semangat dan percaya diri kepada para guru, staf dan akseptor didik dalam melaksanakan kiprah nya masing-masing; 2) m emberikan bimbingan dan mengarahkan para guru, staf dan para akseptor didik , serta menunjukkan dorongan, memacu dan bangkit di depan demi kemajuan dan menunjukkan pandangan gres dalam mencapai tujuan.

Untuk sanggup melaksanakan fungsinya tersebut di atas, Kepala Sekolah harus:

  1. memiliki taktik yang sempurna untuk meningkatkan profesionalitas pendidik dan tenaga kependidikan di sekolahnya;
  2. memiliki taktik yang sempurna untuk memberdayakan pendidik dan tenaga kependidikan melalui kolaborasi atau kooperatif, memberi kesempatan kepada para pendidik dan tenaga kependidikan untuk meningkatkan kemampuan profesinya, dan mendorong keterlibatan seluruh pendidik dan tenaga kependidikan dalam aneka macam kegiatan yang menunjang tujuan sekolah;
  3. memiliki relasi sangat akrab dengan aneka macam pihak yang terkait dengan upaya peningkatan mutu sekolah dan mendukung keterlaksanaan seluruh aktivitas sekolah dan produktivitas sekolah;
  4. melakukan pengawasan dan pengendalian untuk meningkatkan kinerja pendidik dan tenaga pendidikan;
  5. mampu menunjukkan petunjuk dan pengarahan, meningkatkan kemampuan pendidik dan tenaga kependidikan, membuka komunikasi dua arah, dan mendelegasikan kiprah secara proporsional;
  6. memiliki taktik yang sempurna untuk menjalin relasi yang serasi dengan lingkungan, mencari gagasan baru, mengintegrasikan setiap kegiatan, menunjukkan teladan kepada seluruh pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah, dan menyebarkan model -model pembelajaran yang in ovatif;
  7. memiliki taktik yang sempurna untuk menunjukkan motivasi kepada para pendidik dan tenaga kependidikan dalam melakuk an aneka macam kiprah dan fungsinya; dan
  8. menjadi figur teladan yang sanggup dijadikan pola dan teladan bagi pendidik dan tenaga kep endidikan maupun akseptor didik;


Pelaksanaan kiprah pokok kepala sekolah harus sanggup diukur melalui evaluasi kinerja kepala sekolah. Penilaian kinerja sebagaimana dimaksud meliputi:

  1. usaha pengembangan sekolah yang dilakukan selama menjabat kepala sekolah;
  2. peningkatan kualitas sekolah menurut 8 (delapan) Standar Nasional Pendidikan selama di bawah kepemimpinan yang bersangkutan;
  3. perencanaan, pelaksanaan, dan tindak lanjut pengawasan pembelajaran yang dilakukan kepala sekolah dalam upaya training dan bimbingan kepada guru;
  4. usaha pengembangan profesi onalisme sebagai kepala sekolah.

Untuk melaksanakan kiprah pokoknya secara efektif dan efisien, kepala sekolah memerlukan panduan kerja. Panduan kerja kepala sekolah ini menunjukkan rambu -rambu kepada kepala sekolah dalam melaksanakan kiprah pokoknya dan mempermudah kepala sekolah dalam mempersiapkan training dan evaluasi yang dilakukan oleh pengawas sekolah dan dinas pendidikan. Berdasarkan uraian di atas, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan melalui Direktorat Pembinaan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar dan Menengah, menunjukkan perhatian terhadap peningkatan kinerja kepala sekolah dalam rangka peningkatan mutu pendidikan melalui penerbitan Panduan Kerja Kepala Sekolah

Isi Contoh Format Lengkap Administrasi Kerja Kepala Sekolah / Madrasah


  1. Langkah Operasional Penyusunan Visi Misi dan Tujuan Sekolah
  2. Langkah Operasional Pengembangan Struktur Organisasi Sekolah
  3. Langkah Operasional Penyusunan EDS
  4. Instrumen EDS
  5. Menu Lembar Kerja Evaluasi Diri Sekolah
  6. Tampilan di aktivitas excel Instrumen Rekomendasi TPS
  7. Penyusunan Rencana Jangka Menengah
  8. Sistematika Dokumen RKJM
  9. Format Komponen Prioritas
  10. Penyusunan Rencana Kerja Tahunan
  11. Sistematika Dokumen RKT
  12. Format RKAS
  13. Perencanaan, Pelaksanaan, dan Pengawasan
  14. Sistematika dokumen KTSP
  15. Langkah Operasional Penerapan Kepemimpinan
  16. Langkah Operasional Penerapan Kewirausahaan
  17. Penyusunan Perencanaan Supervisi Akademik
  18. Penyusunan Perencanaan Supervisi Akademik
  19. Penyusunan Perencanaan Supervisi Akademik
  20. Langkah Operasional Pengembangan Diri
  21. Langkah Operasional Pengembangan Publikasi Ilmiah
  22. Langkah Operasional Pengembangan Karya Inovatif
  23. Visi, Misi , dan Tujuan
  24. Contoh Struktur Organisasi Sekolah
  25. Contoh Uraian Jabatan, Uraian Tugas , dan Wewenang/ Tanggung Jawab
  26. Contoh Hasil Evaluasi Diri Sekolah (EDS)
  27. Contoh Format Analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat)
  28. Contoh Analisis SWOT Kesiswaan
  29. Analisis SWOT Bidang Kurikulum dan Pembelajaran
  30. Analisis SWOT Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan
  31. Analisis SWOT Bidang Sarana Prasarana
  32. Analisis SWOT Bidang Budaya Sekolah dan Kemitraan
  33. Analisis Situasi Internal (Kekuatan dan Kelemahan)
  34. Analisis Situasi Eksternal (Peluang dan Ancaman)
  35. Contoh Analisis Kesenjangan
  36. Analisis Kondisi Nyata Sekolah
  37. Analisis Standar Nasional Pendidikan
  38. Analisis Standar Isi
  39. Analisis Standar Kompetensi Lulusan
  40. SKL Satuan Pendidikan
  41. SKL Kelompok Matapelajaran
  42. Contoh Pemetaan Keterlaksanaan Analisis Standar Kompetensi Lulusan
  43. Analisis Standar Proses
  44. Analisis Standar Penilaian
  45. Analisis Standar Pengelolaan
  46. Contoh Analisis Kepemimpinan Sekolah
  47. Contoh Analisis Standar Sarana Prasarana
  48. Analisis Kondisi Satuan Pendidikan
  49. Analisis Kondisi Lingkungan Satuan Pendidikan
  50. Contoh Format Rencana Kerja Sekolah (RKJM)
  51. Contoh Sistematika Tingkat Satuan Pendidikan
  52. Contoh Kalender Pendidikan
  53. Contoh Peraturan Sekolah
  54. Kode Etik Guru Indonesia
  55. Contoh Sistematika Program Kesiswaan
  56. Contoh Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan
  57. Contoh Analisis Kebutuhan Tenaga Kependidikan
  58. Sistematika Program Sarana Prasarana
  59. Sistematika Program Budaya dan Suasan a Pembelajaran Sekolah
  60. Format Naskah Perjanjian Kerja sama Program Pemberdayaan
  61. Sistematika Program Persiapan Akreditasi
  62. Sistematika Program Sistem gosip Manajemen
  63. Instrumen Penilaian Kinerja Guru
  64. Contoh Jurnal Sekolah
  65. Contoh Format Evaluasi Keterlaksanaan Program
  66. Contoh Format Sistem Administrasi Sekolah
  67. Contoh Format Jadwal Kegiatan Sekolah
  68. Contoh Format Perhitungan Hari Sekolah dan Libur Sekolah
  69. Contoh Format Perhitungan Kalender Pendidikan
  70. Contoh Format Daftar Keadaan Siswa
  71. Contoh Format Laporan Kenaikan Tingkat/Keluar/Lulus
  72. Contoh Format Daftar Keadaan Siswa Menurut Tingkat
  73. Contoh Format Buku Catatan Penilaian Pegawai Negeri Sipil
  74. Contoh Lembar Pen gantar Surat Rutin
  75. Contoh Kartu Kendali
  76. Contoh Lembar Pengantar Surat Rahasia
  77. Sistematika Program Pengawasan/Pengelolaan Akademik
  78. Teknik Pemantauan Pengelolaan Akademik
  79. Rencana Jadwal Supervisi Akademik
  80. Format Penelaahan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
  81. Instrumen Supervisi Pelaksanaan Pembelajaran
  82. Format Rencana Tindak Lanjut Supervisi Akademik
  83. Diagram Alur Strategi Kegiatan Kerja Pengembangan Sekolah
  84. Diagram EDS dengan skala prioritas
  85. Diagram Pola Pikir Peningkatan Mutu 8 SNP
  86. Diagram Alur Prosedur Kerja P enyusunan KTSP
  87. Diagram Kepemimpinan Pembelajaran

Download Kumpulan Contoh Format Administrasi dan Panduan Kerja Kepala Sekolah / Madrasah


Selengkapnya bisa anda download pada link berikut ini:
Download

Demikian dari kami wacana Kumpulan Contoh Format Administrasi dan Panduan Kerja Kepala Sekolah / Madrasah, agar bermanfaat. Amin...

Wednesday, 11 September 2019

Jadi Terpelajar Teladan Jurnal Acara Kepala Sekolah


Kita tahu bahwa sekolah atau madrasah harus menciptakan arsip dokumen penting yang terkait dengan semua aktivitas kepala sekolah, apalagi forum yang sedang mengikuti akreditasi, tak terkecuali jurnal. Jurnal merupakan dokumen yang menampung hampir seluruh jenis kegiatan, diluar atau didalam sekolah.

Karena itulah aku bagikan file download pola jurnal untuk sekolah / madrasah yang mungkin diperlukan sebagai referensi. yang berisi :

  1. Jurnal dan presensi remidial teaching
  2. Jurnal aktivitas praktik
  3. Jurnal ATK (alat tulis kantor)
  4. Jurnal sarana dan prasarana
  5. Jurnal aktivitas sekolah
  6. Jurnal harian kelas
  7. Jurnal harian bimbingan konseling
  8. Jurnal pembimbing supervisor

Oke, sesudah sedikit membaca coretan diatas, silahkan pribadi unduh filenya dibawah ini:

Contoh Jurnal Kegiatan Kepala Sekolah

Semoga dapat membantu dan bermanfaat untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Amin...

Sunday, 11 August 2019

Jadi Berakal Format Kegiatan Kerja Kepala Sekolah Format Word


Format Program Kerja Kepala Sekolah. Kelanjutan artikel sebelumnya perihal jurnal kegiatan kepala sekolah yang merupakan buku aktivitas kerja kepala sekolah SD MI, MTs SMP, Sekolah Menengan Atas MA.

Rasanya belum lengkap tanpa adanya file lengkap format kerja kepala sekolah. Berikut isi dari Format Program Kerja Kepala Sekolah sebagai kelengkapan dari buku aktivitas kerja kepala sekolah:

  1. Analisis kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan
  2. Instrumen penelusuran lulusan
  3. Daftar keadaan siswa
  4. Format Administrasi sekolah
  5. Format buku catatan evaluasi guru PNS / swasta
  6. Format buku tamu pembinaan
  7. Format kartu kendali
  8. Format laporan bulanan kepala sekolah
  9. Format pendayagunaan tenaga kependidikan
  10. Format pengantar surat
  11. Format rekapitulasi pelaksanaan proses belajar
  12. Format surat pengantar
  13. Format surat rahasia
  14. Kalender pendidikan
  15. Kelengkapan Administrasi sekolah
  16. Contoh instruksi etik warga sekolah
  17. Laporan kenaikan kelas
  18. Contoh naskah perjanjian kemitraan
  19. Pedoman akademik
  20. Penelusuran alumni
  21. Perhitungan hari sekolah dan hari libur
  22. Perhitungan kalender pendidikan
  23. Juknis Pengembangan akseptor didik / siswa
  24. Program prioritas
  25. Surat pengumuman
  26. Tata tertib akseptor didik / siswa

Gimana masih kurang? jangan merasa kurang mulu, kalau semua ini dikerjkan dengan baik Insya Allah sekolah anda dapat menjadi sekolah favorit. Oke cukup dulu artikel mengembangkan dari perihal Download Format Program Kerja Kepala Sekolah, silahkan download dibawah ini:

Format Program Kerja Kepala Sekolah

Semoga dapat membantu dan bermanfaat untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Amin...

Sumber file: Pendma kemenag Pamekasan

Thursday, 31 January 2019

Jadi Arif Teladan Format Jurnal Kelas Tematik Kurikulum 2013 Terbaru Ms Word


Download Contoh Jurnal Kegiatan Kelas Kurikulum 2013 Terbaru Format Word. Jurnal kelas merupakan salah satu perangkat pembelajaran yang harus ada disetiap kelas untuk mencatat aktivitas yang ada di masing-masing kelas.

Jurnal harian kelas berfungsi untuk mengetahui aktivitas apa saja yang dilakukan guru terhadap siswanya didalam / diluar kelas. Sehingga kepala sekolah / madrasah tidah hanya memantau keaktifan guru melalui daftar hadir guru saja, tapi juga keefektifan guru dalam mengajar (tidak hanya aktif tapi juga efektif), dan dicatat sebagai kelengkapan administrasi kepala sekolah. Dengan begitu aktivitas berguru mengajar lebih terpantau maksimal dalam meningkatkan kualitas pendidikan tersebut.

Kembali pada judul diatas bahwa anda dapat juga dapat memantau ibarat apa model format jurnal harian kelas tematik kurikulum 2013, pada preview berikut ini:


Download Contoh Format Jurnal Harian Kelas Berbasis Tematik Kurikulum 2013 Terbaru MS Word


Selengkanya dapat anda download pada link dibawah ini:
Jurnal Kelas Tematik Kurikulum 2013

Demikian dari kami, biar bermanfaat...

File: https://gurusd.web.id

Sunday, 10 February 2019

Jadi Terpelajar Referensi Format Instrumen Monitoring Pengembangan Diri Guru Ra Tk Paud


Contoh Format Instrumen Monitoring Pengembangan Diri Guru RA Taman Kanak-kanak PAUD format ms word ini akan sangat membantu pihak sekolah / madrasah tingkat ra tk atau paud untuk mendeteksi kinerja dan kemampuan guru / pendidik di sekolah masing-masing, supaya sasaran pembelajaran bisa dicapai oleh siswa. Monitoring biasanya dilakukan oleh pihak pengawas sekolah untuk mengetahui kualitas guru sertifikasi. Namun monitoring juga harus dilakukan oleh pihak sekolah / madrasah, baik oleh kepala sekolah ataupun ketua yayasan (untuk madrasah swasta). Dengan kata lain, guru yang berkualitas akan menghasilkan siswa yang berkualitas juga.

Monitoring dilakukan untuk meninjau kelayakan seorang guru / pendidik utamanya yang memiliki piagam sertifikasi / profesi atau yang lainnya. Bagaimana aktifitas seorang guru tersebut di sekolah / madrasah, apa hanya sekedar mengajar saja atau sudah lengkap dengan perangkat-perangkat pembelajaran. Seperti prota promes, rpp silabus, rkh rkt, rpph rppm dan lain sebagainya.

Atau dalam hal pengembangan diri guru. seperti; Menguasai IT, Mempunyai Komputer / Laptop, Mempunyai Referensi Buku yang Sesuai, Menggunakan Media / Peraga Pembelajaran, Mengikuti Kegiatan KKG / KKM (Notulen KKG), Mengikuti Kegiatan Workshop / Diklat / Penataran Pembelajaran, Mempunyai Hasil Karya Tulis Ilmiah. Mempunyai kiprah pemanis di sekolah, seperti; Program Ekstra Kurikuler, Jadwal Ekstra Kurikuler, Jurnal Ekstra Kurikuler, Inventaris Kelas, Buku BP, Buku Perkembangan Anak Didik / Kepribadian, Meningkatkan Kualifikasi Pendidikan.

Itu hanya sekedar teladan saja sebagai rujukan terkait kriteria guru yang berkualitas supaya pendidikan lebih bisa diandalkan dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa.

Selengkapnya bisa anda download pada link dibawah ini:
Contoh instrumen monitoring guru ra tk paud

Cukup demikian saja dari ihwal Contoh Format Instrumen Monitoring Pengembangan Diri Guru RA Taman Kanak-kanak PAUD, supaya bisa bermanfaat untuk kita semua.

Sunday, 24 January 2016

Jadi Bakir Aliran Evaluasi Kompetensi Pengetahuan, Perilaku Dan Keterampilan


Penilaian Kompetensi Sikap
Sikap bermula dari perasaan yang terkait dengan kecenderungan seseorang dalam merespon sesuatu atau objek. Sikap juga sebagai ekspresi dari nilai-nilai atau pandangan hidup yang dimiliki oleh seseorang. Sikap sanggup dibentuk, sehingga terjadi sikap atau tindakan yang diinginkan. Kompetensi sikap yang dimaksud dalam panduan ini yakni ekspresi dari nilai-nilai atau pandangan hidup yang dimiliki oleh seseorang dan diwujudkan dalam perilaku.

Penilaian kompetensi sikap dalam pembelajaran merupakan serangkaian kegiatan yang dirancang untuk mengukur sikap penerima didik sebagai hasil dari suatu acara pembelajaran. Penilaian sikap juga merupakan aplikasi suatu standar atau sistem pengambilan keputusan terhadap sikap. Kegunaan utama penilaian sikap sebagai bab dari pembelajaran yakni refleksi (cerminan) pemahaman dan kemajuan sikap penerima didik secara individual.

Cakupan Penilaian Pencapaian Kompetensi Sikap


Kurikulum 2013 membagi kompetensi sikap menjadi dua, yaitu sikap spiritual yang terkait dengan pembentukan penerima didik yang beriman dan bertakwa, dan sikap sosial yang terkait dengan pembentukan penerima didik yang berakhlak mulia, mandiri, demokratis, dan bertanggung jawab. Sikap spiritual sebagai perwujudan dari menguatnya interaksi vertikal dengan Tuhan Yang Maha Esa, sedangkan sikap sosial sebagai perwujudan eksistensi kesadaran dalam upaya mewujudkan harmoni kehidupan.

Pada jenjang SMP/MTs, kompetensi sikap spiritual mengacu pada KI-1: Menghargai dan menghayati anutan agama yang dianutnya, sedangkan kompetensi sikap sosial mengacu pada KI-2: Menghargai dan menghayati sikap jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.

Penilaian Kompetensi Pengetahuan


Penilaian pencapaian kompetensi pengetahuan merupakan bab dari penilaian pendidikan. Dalam lampiran Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 66 Tahun 2013 perihal Standar Penilaian Pendidikan dijelaskan bahwa penilaian pendidikan merupakan proses pengumpulan dan pengolahan warta untuk mengukur pencapaian hasil berguru penerima didik yang mencakup: penilaian otentik, penilaian diri, penilaian berbasis portofolio, ulangan, ulangan harian, ulangan tengah semester, ulangan simpulan semester, ujian tingkat kompetensi, ujian mutu tingkat kompetensi, ujian nasional, dan ujian sekolah/madrasah. Penilaian hasil berguru penerima didik meliputi kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang dilakukan secara berimbang sehingga sanggup dipakai untuk memilih posisi relatif setiap penerima didik terhadap standar yang telah ditetapkan.

Adapaun penilaian pengetahuan sanggup diartikan sebagai penilain potensi intelektual yang terdiri dari tahapan mengetahui, memahami, menerapkan, menganalisis, mensintesis, dan mengevaluasi (Anderson & Krathwohl, 2001). Seorang pendidik perlu melaksanakan penilaian untuk mengetahui pencapaian kompetensi pengetahuan penerima didik. Penilaian terhadap pengetahuan penerima didik sanggup dilakukan melalui tes tulis, tes lisan, dan penugasan. Kegiatan penilaian terhadap pengetahuan tersebut sanggup juga dipakai sebagai pemetaan kesulitan berguru penerima didik dan perbaikan proses pembelajaran. Pedoman penilaian kompetensi pengetahuan ini dikembangkan sebagai acuan teknis bagi pendidik untuk melaksanakan penilaian sebagaimana dikehendaki dalam Permendikbud Nomor 66 Tahun 2013.

Cakupan Penilaian Pencapaian Kompetensi Pengetahuan


Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 66 Tahun 2013 perihal Standar Penilaian Pendidikan dalam lampirannya menuliskan bahwa untuk semua mata pelajaran di SMP, Kompetensi Inti yang harus dimiliki oleh penerima didik pada ranah pengetahuan yakni memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) menurut rasa ingin tahunya perihal ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya terkait fenomena dan insiden tampak mata.

a.Pengetahuan Faktual

Pengetahuan faktual berisi konvensi (kesepakatan) dari elemen-elemen dasar berupa istilah atau simbol (notasi) dalam rangka memperlancar pembicaraan dalam suatu bidang disiplin ilmu atau mata pelajaran (Anderson, L. & Krathwohl, D. 2001). Pengetahuan faktual meliputi aspek-aspek pengetahuan istilah, pengetahuan khusus dan elemen-elemennya berkenaan dengan pengetahuan perihal peristiwa, lokasi, orang, tanggal, sumber informasi, dan sebagainya. Sebagai teladan dari pengetahuan faktual yakni sebagai berikut:

  • pengetahuan perihal langit, bumi, dan matahari;
  • pengetahuan perihal fakta-fakta mengenai kebudayaan dan pranata sosial;
  • pengetahuan perihal karya tulis ilmiah dalam bentuk buku dan jurnal;
  • pengetahuan perihal simbol-simbol dalam peta;
  • pengetahuan perihal matahari yang mengeluarkan sinar panas;
  • pengetahuan perihal fakta-fakta yang penting dalam bidang kesehatan;
  • pengetahuan perihal desa dan kota;
  • pengetahuan perihal bola dan bentuk peralatan olahraga lainnya;
  • pengetahuan perihal banyak sekali tindakan kriminal di masyarakat;
  • lambang-lambang dalam matematika
  • pengetahuan perihal banyak sekali bentuk lukisan yang dipamerkan.

b.Pengetahuan Konseptual

Pengetahuan konseptual memuat pandangan gres (gagasan) dalam suatu disiplin ilmu yang memungkinkan orang untuk mengklasifikasikan sesuatu objek itu teladan atau bukan contoh, juga mengelompokkan (mengkategorikan) banyak sekali objek. Pengetahuan konseptual meliputi prinsip (kaidah), hukum, teorema, atau rumus yang saling berkaitan dan terstruktur dengan baik (Anderson, L. & Krathwohl, D. 2001). Pengetahuan konseptual meliputi pengetahuan penjabaran dan kategori, pengetahuan dasar dan umum, pengetahuan teori, model, dan struktur. Contoh pengembangan konsep yang relevan contohnya sebagai berikut:

  • pengetahuan perihal teori evolusi dan rotasi bumi;
  • pengetahuan perihal macam-macam kekerabatan interaksi dan sistem sosial;
  • pengetahuan perihal struktur kalimat yang benar dan bagian-bagiannya;
  • pengetahuan perihal fungsi peta dalam geografi;
  • pengetahuan perihal hukum-hukum fisika dasar;
  • pengetahuan perihal makanan sehat;
  • pengetahuan perihal prinsip-prinsip pemerintahan desa;
  • pengetahuan perihal prinsip-prinsip pertandingan dan perlombaan dalam olahraga;
  • pengetahuan perihal dasar-dasar pengembangan huruf mulia;
  • pengetahuan perihal penjumlahan dan pengurangan;
  • pengetahuan perihal prinsip-prinsip dasar melukis.

c. Pengetahuan Prosedural

Pengetahuan prosedural yakni pengetahuan perihal bagaimana urutan langkah-langkah dalam melaksanakan sesuatu. Pengetahuan prosedural meliputi pengetahuan dari umum ke khusus dan algoritma, pengetahuan metode dan teknik khusus dan pengetahuan kriteria untuk memilih penggunaan mekanisme yang sempurna (Anderson, L. & Krathwohl, D. 2001). Contoh pengetahuan prosedural antara lain sebagai berikut:

  • pengetahuan perihal mekanisme pemanfaatan panas matahari sebagai sumber tenaga;
  • pengetahuan perihal mekanisme pendirian organisasi sosial;
  • pengetahuan perihal mengartikan kata yang didasarkan pada analisis struktur kalimat;
  • pengetahuan perihal langkah-langkah pembuatan gambar peta;
  • pengetahuan perihal langkah-langkah pengukuran tegangan listrik;
  • pengetahuan perihal pola makan yang baik dan sehat;
  • pengetahuan perihal tata cara pemilihan kepala desa;
  • pengetahuan perihal langkah-langkah yang benar dalam start pada nomor lari dan nomor jalan;
  • pengetahuan perihal langkah-langkah pengembangan huruf mulia bagi penerima didik di sekolah;
  • pengetahuan perihal langkah-langkah penjumlahan bilangan yang terdiri atas tiga angka;
  • pengetahuan perihal teknik-teknik penerapan dan pembuatan karya lukis memakai cat air di atas kanvas.

Penilaian Kompetensi Keterampilan


Penilaian pencapaian kompetensi keterampilan merupakan penilaian yang dilakukan terhadap penerima didik untuk menilaisejauh mana pencapaian SKL, KI, dan KD khusus dalam dimensi keterampilan.
SKL dimensi keterampilan untuk satuan pendidikan tingkat SMP/MTs/SMPLB/Paket B yakni lulusan mempunyai kualifikasi kemampuan pikir dan tindak yang efektif dan kreatif dalam ranah aneh dan konkret sesuai dengan yang dipelajari disekolah dan sumber lain sejenis (Permendikbud 54 tahun 2013 perihal SKL).SKL ini merupakan tagihan kompetensi minimal sehabis penerima didik menempuh pendidikan selama 3 tahun atau lebih dan dinyatakan lulus.

baca: Pedoman penilaian paud tk ra

Cakupan Penilaian Pencapaian Kompetensi Keterampilan


Cakupan penilaian dimensi keterampilan meliputi keterampilan penerima didik yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/ teori. Keterampilan ini meliputi: keterampilan mencoba, mengolah, menyaji, dan menalar. Dalam ranah konkret keterampilan ini meliputi acara menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat.Sedangkan dalam ranah abstrak, keterampilan ini meliputi acara menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang.

Itulah artikel membuatkan dari perihal Pedoman Penilaian Kompetensi Pengetahuan, Sikap dan Keterampilan. Dan kalau ingin mempunyai dokument ini, bisa anda download pada link di bawah ini:

Pedoman Penilaian Keterampilan
Pedoman Penilaian Pengetahuan
Pedoman Penilaian Sikap

Demikian dari kami, biar bisa mambantu dan bermanfaat untuk kemajuan pendidikan di Indonesia. Amin...