Showing posts sorted by relevance for query contoh-format-penilaian-harian-dan-bulanan. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query contoh-format-penilaian-harian-dan-bulanan. Sort by date Show all posts

Tuesday, 26 January 2016

Jadi Pintar Rujukan Format Evaluasi Harian Dan Bulanan Paud Tk Ra Kurikulum 2013


Contoh Format Penilaian Harian dan Bulanan PAUD Taman Kanak-kanak RA Kurikulum 2013. Catatan harian seakan-akan dengan catatan anekdot, tetapi lebih panjang. Pengamat secara obyektif menuliskan segala sesuatu secara naratif. Catatan harian mencatat segala hal yang dilakukan dan diucapkan anak pada dikala anak bermain dalam rentang waktu tertentu (misalnya 15 menit atau 30 menit). Catatan harian secara khusus sanggup membantu guru dalam menganalisa perkembangan keterampilan sosial atau dilema perilaku. Catatan harian juga sanggup difokuskan pada area tertentu contohnya bagaimana seorang anak berguru menulis / membaca.

Perhatikan bahwa catatan harian berupa catatan ihwal apa yang kita LIHAT atau DENGAR bukan perkiraan atau interpretasi, Obyektif & Akurat antara lain perkataan, gerakan tubuh, ekspresi wajah, hasil yang dibentuk anak.

Catatan anekdot ialah alat perekam observasi secara bersiklus terhadap suatu bencana atau bencana penting yang melukiskan sikap anak yang terjadinya tidak umum atau bencana khusus, yang diuraikan dalam bentuk pernyataan singkat dan obyektif.

Karakteristik Catatan anekdot


  1. Catatan sederhana ihwal sikap tertentu atau tidak biasa
  2. Dalam banyak kasus, menggambarkan interaksi antar anak, anak dengan orang dewasa, anak dengan material
  3. Memberikan konteks dari munculnya sikap tersebut
  4. Sebagai hasil dari pengamatan secara langsung
  5. Akurat dan spesifik

Tujuan Catatan Anekdot


  1. Catatan anekdot yang dikumpulkan dari waktu ke waktu sanggup memperkuat pemahaman guru terhadap setiap anak sebagai suatu tumpuan atau munculnya profil anak.
  2. Catatan anekdot sanggup menangkap kekayaan dan kompleksitas pada dikala anak berinteraksi dengan sesama anak dan dengan material.
  3. Perubahan sikap yang muncul yang dikumpulkan dalam portofolio menawarkan usulan untuk rencana pengamatan selanjutnya, rencana pembelajaran dan pertemuan orangtua.

Hasil karya ialah hasil kerja anak didik sesudah melaksanakan suatu kegiatan.
Hasil karya sanggup berupa pekerjaan tangan, karya seni atau hasil acara anak lain

Penilaian Hasil Karya Anak


  • Penilaian hasil karya anak berupa gambar, karya seni, unjuk kerja, hasil karya, dll
  • Penilaian hasil karya anak sanggup dilakukan, pada dikala anak melaksanakan kegiatan, atau pada dikala anak telah menuntaskan hasil karyanya

Rambu-rambu Penilaian Hasil Karya


  1. Tuliskan waktu(hari, tanggal, bulan dan tahun) pada hasil karya anak
  2. Tuliskan deskripsi singkat ihwal karya anak di hasil karya anak atau pada kertas lain
  3. Pilihlah hasil karya anak untuk dimasukkan ke dalam portofolio
  4. Hasil karya anak yang dikumpulkan cukup diambil 1 bulan sekali untuk setiap jenis karya anak.

Pelaporan merupakan acara mengkomunikasikan dan menjelaskan hasil evaluasi pendidik/ guru ihwal pertumbuhan dan perkembangan anak.

Rambu-rambu Pembuatan Laporan


  1. Laporan Perkembangan Anak Didik dilaporkan oleh kepala forum / pendidik / secara mulut dan tertulis
  2. Lembaga wajib menjaga kerahasiaan data atau informasi
  3. Menggunakan bahasa yang gampang dipahami.
  4. Menitikberatkan kekuatan dan apa yang telah dicapai anak.
  5. Memberikan gosip ihwal tingkat pencapaian dan perkembangan hasil berguru anak secara bijaksana.
  6. Memberikan masukan ihwal tingkat pencapaian anak pada seluruh kompetensi dasar untuk membantu membuatkan kemampuan anak lebih lanjut
  7. Informasi isi laporan sudah menggambarkan hasil berguru yang mendukung tingkat pencapaian perkembangan anak (TPPA)
  8. Menggambarkan sikap khusus anak di kelas
  9. Menyajikan gosip secara komunikatif, autentik, dan bermakna(tambahkan foto-foto, hasil karya atau video pendukung)
  10. Tidak menyalahkan anak ataupun orangtua
  11. Pengaruh laporan terhadap perasaan anak dan orang tua
  12. Pengaruh laporan terhadap hubungan anak dan guru juga hubungan anak dan orangtua.
  13. Laporan harus mendidik orang renta ihwal perkembangan anak.

Download Contoh Format Penilaian Harian dan Bulanan PAUD Taman Kanak-kanak RA


Contoh Format Penilaian Harian dan Bulanan PAUD Taman Kanak-kanak RA Kurikulum 2013

Menulis perkembangan anak pada kurikulum 13 PAUD


  1. Laporan perkembangan disajikan secara naratif
  2. Laporan perkembangan anak DISAJIKAN dalam bentuk kemajuan perkembangan sesuai dengan aspek-aspek perkembangan yang tertuang dalam struktur kurikulum.
  3. Yang disajikan dalam laporan perkembangan ialah tingkat ketercapaian KD oleh setiap anak.
  4. Kandungan KD dalam laporan berisi secara utuh kemampuan sikap, pengetahuan dan keterampilan.
  5. Isi ilustrasi capaian sikap, pengetahuan dan keterampilan diidentifikasi berdasar indikator sesuai dengan tahapan usia anak (kelompok usia).

Sunday, 3 February 2019

Jadi Berakal Kumpulan Format Manajemen Sekolah / Madrasah Lengkap Dengan Panduannya


Kumpulan Administrasi Sekolah / Madrasah Lengkap Dengan Panduannya. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 24 Tahun 2008 wacana Standar Tenaga Administrasi Sekolah/Madrasah menjelaskan bahwa tenaga manajemen sekolah/madrasah terdiri atas kepala tenaga manajemen sekolah/madrasah, pelaksana urusan, dan petugas layanan khusus. Pelaksana Urusan meliputi pelaksana urusan: administrasi kepegawaian, manajemen keuangan, manajemen sarana prasarana, manajemen humas, manajemen persuratan dan kearsipan, manajemen kesiswaan, manajemen kurikulum, dan manajemen umum untuk SD/MI/SDLB . Petugas layanan khusus, meliputi penjaga sekolah, tukang kebun, pengemudi dan pesuruh.

Berdasarkan peraturan tersebut, untuk sanggup diangkat sebagai tenaga manajemen seko lah/madrasah, seseorang wajib memenuhi standar tenaga administrasi sekolah/madrasah yang berlaku secara nasional. Kompetensi yang harus dimiliki oleh Kepala Tenaga Administrasi Sekolah/Madrasah meliputi kompetensi kepribadian, sosial, teknis, dan manajerial. Pelaksana Urusan meliputi kompetensi kepribadian, sosial, dan teknis pelaksana urusan, sedangkan Petugas Layanan Khusus meliputi kompetensi kepribadian, sosial, dan teknis petugas layanan khusus.

Panduan kerja ini disusun sebagai pola bagi tenaga manajemen sekolah/madrasah biar sanggup menjalankan kiprah dan fungsinya dengan baik dalam rangka memenuhi Standar Tenaga Administrasi Sekolah/Madrasah. Panduan ini juga sanggup dipakai sebagai pola bagi Dinas Pendidikan Provinsi/ Kabupaten/Kota, pengawas sekolah, kepala sekolah, dan para pemangku kepentingan pendidikan lainnya dalam melaksanakan pelatihan bagi tenaga manajemen sekolah/madrasah.

Isi Kumpulan Format Lengkap Dokumen Administrasi Sekolah / Madrasah


Pelayanan kepala tenaga manajemen sekolah / madrasah


  1. Contoh Buku Kegiatan Harian
  2. Contoh Surat Instruksi Kepala Sekolah
  3. Contoh Surat Kuasa
  4. Contoh Surat Keputusan
  5. Contoh Surat Keputusan
  6. Contoh Lembar Supervisi Administrasi Kepegawaian
  7. Contoh Lembar Supervisi Administrasi Keuangan
  8. Contoh Lembar Supervisi Administrasi Sarana dan Prasarana
  9. Contoh Lembar Supervisi Administrasi Persuratan dan Pengarsipan
  10. Contoh Lembar Supervisi Administrasi Kesiswaan
  11. Contoh Program Kerja Kepala TAS
  12. Contoh Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS)
  13. Contoh Pembagian Tugas Tenaga Administrasi Sekolah
  14. Contoh Pembagian Tugas Pelaksana Urusan Administrasi Keuangan
  15. Contoh Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) Perubahan

Pelaksana urusan manajemen kepegawaian


  1. Contoh Buku Kegiatan Harian
  2. Contoh Surat Keterangan
  3. Contoh Daftar Hadir Guru
  4. Contoh Laporan Bulanan Daftar N ominatif Pegawai
  5. Contoh Laporan Bulanan Daftar Hadir Kerja Pegawai
  6. Contoh Laporan Bulanan Daftar Jumlah Pegawai
  7. Contoh Laporan Bulanan Mutasi Data Pegawai
  8. Contoh Laporan Bulanan Rekapitulasi Jumlah Pegawai
  9. Contoh Format Data Pendidik dan Tenaga Kependidikan
  10. Contoh Format Program Kerja Pelaksana Urusan Kepegawaian
  11. Contoh Format Surat Pengusulan Kenaikan Pangkat
  12. Contoh Format Analisis Kebutuhan Guru
  13. Contoh Format Analisis Kebutuhan Guru (SMK)
  14. Contoh Format Analisis Kebutuhan Tenaga Administrasi Sekolah
  15. Contoh Surat Pengusulan Pensiun
  16. Contoh Persyaratan Administrasi Pengajuan Pensiun
  17. Contoh Surat Pengusulan Pensiun Batas Usia Penuh
  18. Contoh Blangko Penelitian Berkas Persyaratan Pensiun BIP/APS/Meninggal Dunia
  19. Contoh Persyaratan Administrasi Pengajuan Pensiun PNS Yang Meninggal Dunia (Pensiun Anak)
  20. Contoh Formulir Permohonan Karis/Karsu/Taspen

Pelaksana urusan manajemen keuangan


  1. Contoh Buku Kegiatan Harian
  2. Contoh Laporan Keuangan Barang dan Jasa
  3. Contoh Rencana Penggunaan Anggaran Biaya Operasional Pendidikan (BOP)/Sekolah (BOS)
  4. Contoh Laporan Keuangan BOP/BOS
  5. Contoh Format Buku Kas Umum Bulanan
  6. Contoh Format Buku Pembantu Kas Bulanan
  7. Contoh Format Buku Pembantu Bank Bulanan
  8. Contoh Format Buku Pembantu Pajak Bulanan
  9. Contoh Surat Kenaikan Gaji Berkala
  10. Contoh Program Kerja Pelaksana Urusan Keuangan

Pelaksana urusan manajemen sarana dan prasarana


  1. Contoh Buku Kegiatan Harian Pelaksana Urusan Administrasi Sarana dan Prasarana
  2. Contoh Daftar Pengeluaran Barang Inventaris
  3. Contoh Daftar Pengeluaran Barang Non Inventaris
  4. Contoh Daftar Peminjaman Barang Inventaris
  5. Contoh Buku Induk Barang Inventaris
  6. Contoh Kartu Inventaris Barang (KIB) A Tanah
  7. Contoh Kartu Inventaris Barang (KIB) B Peralatan dan Mesin
  8. Contoh Kartu Inventaris Barang (KIB) C Gedung dan Bangunan
  9. Contoh Kartu Inventaris Barang (KIB) D Jalan, Irigasi dan Bangunan
  10. Contoh Kartu Inventaris Ruangan
  11. Contoh Daftar Penerimaan Barang Inventaris
  12. Contoh Daftar Penerimaan Barang Non inventaris
  13. Contoh Buku Pemeliharaan dan Perbaikan
  14. Contoh Format Barang ATK yang Harus Ditambah/Dibeli
  15. Contoh Kartu Stok Barang
  16. Contoh Stok Barang ATK yang Ada
  17. Contoh Program Kerja Pelaksana Urusan Sarana Prasarana
  18. Contoh Daftar Kebutuhan Barang Inventaris dan Non inventaris
  19. Contoh Laporan Bulanan Penggunaan Laboratorium/Bengkel
  20. Contoh Laporan Semesteran Penggunaan Laboratorium/Bengkel
  21. Contoh Laporan Tahunan Penggunaan Laboratorium/Bengkel
  22. Contoh Daftar Laboratorium/Bengkel Sekolah
  23. Contoh Formulir Denah Ruang dan Bangunan Laboratorium/Bengkel
  24. Contoh Daftar Peralatan Pendukung Laboratorium/Bengkel
  25. Contoh Penjadwalan Kegiatan Praktik Siswa
  26. Contoh Prosedur Operasi Standar
  27. Contoh Lembar Kerja Perawatan Alat dan Mesin
  28. Contoh Kegiatan Perawatan Alat dan Mesin
  29. Contoh Kartu Peminjaman Alat
  30. Contoh Bon Peminjam an Peralatan Laboratorium/Bengkel
  31. Contoh Daftar Pengeluaran Bahan Praktik Laboratorium/Bengkel
  32. Contoh Daftar Lomba Kompetensi Siswa ( Job - sheet)
  33. Contoh Daftar Penyerahan Hasil Praktik Laboratorium/Bengkel
  34. Contoh Daftar Nilai Pra ktik Laboratorium/Bengkel

Pelaksana urusan manajemen hubungan sekolah dengan masyarakat


  1. Buku Kegiatan Harian Pelaksana Urusan Administrasi Hubungan Sekolah Dengan Masyarakat
  2. Contoh Perjanjian Kerja sama
  3. Contoh Format Notulen Rapat
  4. Contoh Format Pengumuman
  5. Contoh Program Kerja Pelaksana Urusan Hubungan Sekolah dengan Masyarakat
  6. Contoh Daftar Hadir Praktik Kerja Industri

Pelayanan manajemen persuratan dan pengarsipan


  1. Contoh Buku Kegiatan Harian Pelayanan Administrasi Persuratan dan Pengarsipan
  2. Contoh Kartu Kendali Surat Masuk dan Surat Keluar
  3. Contoh Format Buku Agenda Surat Masuk dan Surat Keluar
  4. Contoh Surat Dinas
  5. Contoh Surat Undangan
  6. Contoh Surat Edaran
  7. Contoh Surat Tugas
  8. Contoh Surat Perintah Perjalanan Dinas
  9. Contoh Surat Pengantar
  10. Contoh Surat Keterangan
  11. Contoh Surat Pernyataan
  12. Contoh Berita Acara
  13. Contoh Program Kerja Pelaksana Urusan Persuratan dan Pengarsipan

Pelaksana urusan manajemen kesiswaan


  1. Contoh Buku Kegiatan Harian Pelaksana Urusan Administrasi Kesiswaan
  2. Contoh Surat Panggilan Orang Tua Siswa
  3. Contoh Surat Penskorsan
  4. Contoh Surat Pengunduran Diri
  5. Contoh Surat Mutasi Masuk Siswa
  6. Contoh Surat Keterangan Pindah/Keluar
  7. Contoh Surat Keterangan Pindah Sekolah
  8. Contoh Surat Keterangan Ijazah Asli Belum Jadi
  9. Contoh Surat Keterangan Kesalahan Penulisan Ijazah
  10. Contoh Surat Keterangan Pengganti Ijazah yang Hilang/Rusak
  11. Contoh Surat Keterangan Lainnya
  12. Contoh Surat Keputusan Tentang Tata Cara Pemberian Penghargaan
  13. Contoh Buku Klafer Siswa
  14. Contoh Formulir Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru
  15. Contoh Bukti Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru
  16. Contoh Tanda Bukti Lapor Diri Siswa Baru
  17. Contoh Persyaratan Lapor Diri Siswa Baru
  18. Contoh Form ulir Biodata Siswa
  19. Contoh Instrumen Penerimaan Peserta Didik Baru
  20. Contoh Program Kerja

Pelaksana urusan manajemen layanan khusus


  1. Contoh Buku Kegiatan Harian Penjaga Sekolah
  2. Contoh Buku Tamu dan Buku E ks pedisi
  3. Contoh Buku Gangguan Keamanan
  4. Contoh Buku Kontrol Kendaraan

Operator dapodik


  1. Contoh Buku Kegiatan Harian Operator Dapodik
  2. Contoh Formulir Sekolah
  3. Contoh Formulir Peserta Didik
  4. Contoh Program Kerja Pelaksana Operator Dapodik

Penyusunan sasaran kerja pegawai


  1. Tata Cara Pe nyusunan Sasaran Kerja Pegawai (SKP)
  2. Formulir Sasaran Kerja Pegawai (SKP)
  3. Penilaian Capaian Sasaran Kerja Pegawai (SKP)
  4. Standar Nilai Prestasi Kerja
  5. Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil
  6. Monitoring Pelaksanaan Sasaran Kerja Pegawai Negeri Sipil
  7. Buku Catatan Penilaian Perilaku Pegawai Negeri Sipil
  8. Pejabat Penilai dan Atasan Pejabat Penilai Pegawai Negeri Sipil

Download kumpulan format lengkap manajemen sekolah / madrasah terbaru


Selengkapnya sanggup anda download pada link berikut ini:
Kumpulan Administrasi Sekolah / Madrasah

Demikian dari kami wacana kumpulan dan panduan kerja manajemen sekolah / madrasah terbaru, semoga bermanfaat. Amin...

Tuesday, 19 November 2019

Lebih Cerdik Download Buku Panduan Kerja Tenaga Manajemen Sekolah/Madrasah Lengkap

Sahabat Edukasi yang berbahagia... Bagi Bapak/Ibu yang bertugas selaku Tenaga Administrasi Sekolah/Madrasah yang ingin melaksanakan kiprah secara optimal memerlukan kompetensi yang baik dalam pelaksanaan tugasnya. Salah satu dokumen penting yang harus dipelajari sebagai pola setiap pelaksanaan kerja yakni Buku Panduan Kerja Tenaga Administrasi Sekolah/Madrasah yang diterbitkan Kemdikbud pada bulan April 2017.

Sebagaimana yang telah disampaikan dalam kata pengantar pada buku tersebut oleh Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan bahwasannya menurut Tenaga Administrasi Sekolah merupakan tenaga pendidikan yang memegang kiprah penting dalam meningkatkan layanan manajemen sekolah. Terkait dengan hal tersebut maka tenaga manajemen sekolah perlu mempunyai kompetensi yang dipersyaratkan biar sanggup melaksanakan kiprah dan fungsinya dengan baik.

Dalam rangka mewujudkan tenaga manajemen sekolah/madrasah yang berkompeten, maka perlu disusun Panduan Kerja Tenaga Administrasi Sekolah/Madrasah sebagai aliran dalam melaksanakan kiprah dan fungsinya tersebut.

Salah satu upaya untuk membimbing tenaga manajemen dalam melaksanakan kiprah dan fungsinya sehari-hari Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan melalui Direktorat Pembinaan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar dan Menengah telah menyusun panduan kerja dimaksud dan menerbitkannya menjadi sebuah buku Panduan Kerja Tenaga Administrasi Sekolah/Madrasah. Panduan kerja ini berisi klarifikasi ihwal pelaksanaan kiprah kepala tenaga administrasi, pelaksana urusan, dan petugas layanan khusus sekolah/madrasah.

Panduan kerja ini dibutuhkan sanggup dijadikan pola bagi Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota, Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah dan para pemangku kepentingan pendidikan lainnya dalam melaksanakan training bagi Tenaga Administrasi Sekolah/Madrasah.


Adapun daftar isi dalam Buku Panduan Kerja Tenaga Administrasi Sekolah/Madrasah Edisi Terbaru (Cetakan Pertama Tahun 2017) terdiri dari:

Kata Pengantar
Daftar Isi
Daftar Lampiran

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
B. Dasar Hukum
C. Tujuan
D. Dasar
E. Ruang Lingkup

BAB II KUALIFIKASI DAN KOMPETENSI TENAGA ADMINISTRASI SEKOLAH/ MADRASAH
A. Kualifikasi
B. Kompetensi
C. Petugas Layanan Khusus

BAB III DESKRIPSI TUGAS TENAGA ADMINISTRASI SEKOLAH /MADRASAH
A. Kepala TAS
B. Pelaksana Urusan Administrasi Kepegawaian
C. Pelaksana Urusan Administrasi Keuangan
D. Pelaksana Urusan Administrasi Sarana dan Prasarana
E. Pelaksana Urusan Administrasi Hubungan Sekolah dan Masyarakat
F. Pelaksana Urusan Administrasi Persuratan dan Pengarsipan
G. Pelaksana Urusan Administrasi Kesiswaan
H. Pelaksana Urusan Administrasi Kurikulum
I. Pelaksana Urusan Administrasi Layanan Khusus

BAB IV PENUTUP

DAFTAR LAMPIRAN PELAYANAN KEPALA TENAGA ADMINISTRASI SEKOLAH/MADRASAH

Lampiran 1 Contoh Buku Kegiatan Harian
Lampiran 2 Contoh Surat Instruksi Kepala Sekolah
Lampiran 3 Contoh Surat Kuasa Lampiran 4 Contoh Surat Keputusan
Lampiran 5 Contoh Surat Keputusan
Lampiran 6 Contoh Lembar Supervisi Administrasi Kepegawaian
Lampiran 7 Contoh Lembar Supervisi Administrasi Keuangan
Lampiran 8 Contoh Lembar Supervisi Administrasi Sarana dan Prasarana
Lampiran 9 Contoh Lembar Supervisi Administrasi Persuratan dan Pengarsipan
Lampiran 10 Contoh Lembar Supervisi Administrasi Kesiswaan
Lampiran 11 Contoh Program Kerja Kepala TAS
Lampiran 12 Contoh Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS)
Lampiran 13 Contoh Pembagian Tugas Tenaga Administrasi Sekolah
Lampiran 14 Contoh Pembagian Tugas Pelaksana Urusan Administrasi Keuangan
Lampiran 15 Contoh Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) Perubahan

PELAKSANA URUSAN ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN

Lampiran 16 Contoh Buku Kegiatan Harian
Lampiran 17 Contoh Surat Keterangan
Lampiran 18 Contoh Daftar Hadir Guru
Lampiran 19 Contoh Laporan Bulanan Daftar Nominatif Pegawai
Lampiran 20 Contoh Laporan Bulanan Daftar Hadir Kerja Pegawai
Lampiran 21 Contoh Laporan Bulanan Daftar Jumlah Pegawai
Lampiran 22 Contoh Laporan Bulanan Mutasi Data Pegawai
Lampiran 23 Contoh Laporan Bulanan Rekapitulasi Jumlah Pegawai
Lampiran 24 Contoh Format Data Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Lampiran 25 Contoh Format Program Kerja Pelaksana Urusan Kepegawaian
Lampiran 26 Contoh Format Surat Pengusulan Kenaikan Pangkat
Lampiran 27 Contoh Format Analisis Kebutuhan Guru
Lampiran 28 Contoh Format Analisis Kebutuhan Guru (SMK)
Lampiran 29 Contoh Format Analisis Kebutuhan Tenaga Administrasi Sekolah
Lampiran 30 Contoh Surat Pengusulan Pensiun
Lampiran 31 Contoh Persyaratan Administrasi Pengajuan Pensiun
Lampiran 32 Contoh Surat Pengusulan Pensiun Batas Usia Penuh
Lampiran 33 Contoh Blangko Penelitian Berkas Persyaratan Pensiun BIP/APS/Meninggal Dunia Lampiran 34 Contoh Persyaratan Administrasi Pengajuan Pensiun PNS Yang Meninggal Dunia (Pensiun Anak)
Lampiran 35 Contoh Formulir Permohonan Karis/Karsu/Taspen
Lampiran 36 Contoh Formulir Permohonan Karis/Karsu/Taspen

PELAKSANA URUSAN ADMINISTRASI KEUANGAN

Lampiran 37 Contoh Buku Kegiatan Harian
Lampiran 38 Contoh Laporan Keuangan Barang dan Jasa
Lampiran 39 Contoh Rencana Penggunaan Anggaran Biaya Operasional Pendidikan (BOP)/Sekolah (BOS)
Lampiran 40 Contoh Laporan Keuangan BOP/BOS
Lampiran 41 Contoh Format Buku Kas Umum Bulanan
Lampiran 42 Contoh Format Buku Pembantu Kas Bulanan
Lampiran 43 Contoh Format Buku Pembantu Bank Bulanan
Lampiran 44 Contoh Format Buku Pembantu Pajak Bulanan
Lampiran 45 Contoh Surat Kenaikan Gaji Berkala
Lampiran 46 Contoh Program Kerja Pelaksana Urusan Keuangan

PELAKSANA URUSAN ADMINISTRASI SARANA DAN PRASARANA

Lampiran 47 Contoh Buku Kegiatan Harian Pelaksana Urusan Administrasi Sarana dan Prasarana Lampiran 48 Contoh Daftar Pengeluaran Barang Inventaris
Lampiran 49 Contoh Daftar Pengeluaran Barang Non Inventaris
Lampiran 50 Contoh Daftar Peminjaman Barang Inventaris
Lampiran 51 Contoh Buku Induk Barang Inventaris
Lampiran 52 Contoh Kartu Inventaris Barang (KIB) A Tanah
Lampiran 53 Contoh Kartu Inventaris Barang (KIB) B Peralatan dan Mesin
Lampiran 54 Contoh Kartu Inventaris Barang (KIB) C Gedung dan Bangunan
Lampiran 55 Contoh Kartu Inventaris Barang (KIB) D Jalan, Irigasi dan Bangunan
Lampiran 56 Contoh Kartu Inventaris Ruangan
Lampiran 57 Contoh Daftar Penerimaan Barang Inventaris
Lampiran 58 Contoh Daftar Penerimaan Barang Noninventaris
Lampiran 59 Contoh Buku Pemeliharaan dan Perbaikan
Lampiran 60 Contoh Format Barang ATK yang Harus Ditambah/Dibeli
Lampiran 61 Contoh Kartu Stok Barang
Lampiran 62 Contoh Stok Barang ATK yang Ada
Lampiran 63 Contoh Program Kerja Pelaksana Urusan Sarana Prasarana
Lampiran 64 Contoh Daftar Kebutuhan Barang Inventaris dan Non inventaris
Lampiran 65 Contoh Laporan Bulanan Penggunaan Laboratorium/Bengkel
Lampiran 66 Contoh Laporan Semesteran Penggunaan Laboratorium/Bengkel
Lampiran 67 Contoh Laporan Tahunan Penggunaan Laboratorium/Bengkel
Lampiran 68 Contoh Daftar Laboratorium/Bengkel Sekolah
Lampiran 69 Contoh Formulir Denah Ruang dan Bangunan Laboratorium/Bengkel
Lampiran 70 Contoh Daftar Peralatan Pendukung Laboratorium/Bengkel
Lampiran 71 Contoh Penjadwalan Kegiatan Praktik Siswa
Lampiran 72 Contoh Prosedur Operasi Standar
Lampiran 73 Contoh Lembar Kerja Perawatan Alat dan Mesin
Lampiran 74 Contoh Kegiatan Perawatan Alat dan Mesin
Lampiran 75 Contoh Kartu Peminjaman Alat
Lampiran 76 Contoh Bon Peminjaman Peralatan Laboratorium/Bengkel
Lampiran 77 Contoh Daftar Pengeluaran Bahan Praktik Laboratorium/Bengkel
Lampiran 78 Contoh Daftar Lomba Kompetensi Siswa (Job-sheet)
Lampiran 79 Contoh Daftar Penyerahan Hasil Praktik Laboratorium/Bengkel
Lampiran 80 Contoh Daftar Nilai Praktik Laboratorium/Bengkel

PELAKSANA URUSAN ADMINISTRASI HUBUNGAN SEKOLAH DENGAN MASYARAKAT

Lampiran 81 Buku Kegiatan Harian Pelaksana Urusan Administrasi Hubungan Sekolah Dengan Masyarakat Lampiran 82 Contoh Perjanjian Kerja sama
Lampiran 83 Contoh Format Notulen Rapat
Lampiran 84 Contoh Format Pengumuman
Lampiran 85 Contoh Program Kerja Pelaksana Urusan Hubungan Sekolah dengan Masyarakat Lampiran 86 Contoh Daftar Hadir Praktik Kerja Industri

PELAYANAN ADMINISTRASI PERSURATAN DAN PENGARSIPAN

Lampiran 87 Contoh Buku Kegiatan Harian Pelayanan Administrasi Persuratan dan Pengarsipan Lampiran 88 Contoh Kartu Kendali Surat Masuk dan Surat Keluar
Lampiran 89 Contoh Format Buku Agenda Surat Masuk dan Surat Keluar
Lampiran 90 Contoh Surat Dinas
Lampiran 91 Contoh Surat Undangan
Lampiran 92 Contoh Surat Edaran
Lampiran 93 Contoh Surat Tugas 1
Lampiran 94 Contoh Surat Tugas 2
Lampiran 95 Contoh Surat Perintah Perjalanan Dinas
Lampiran 96 Contoh Surat Pengantar 1
Lampiran 97 Contoh Surat Pengantar 2
Lampiran 98 Contoh Surat Keterangan
Lampiran 99 Contoh Surat Pernyataan
Lampiran 100 Contoh Berita Acara
Lampiran 101 Contoh Program Kerja Pelaksana Urusan Persuratan dan Pengarsipan

PELAKSANA URUSAN ADMINISTRASI KESISWAAN

Lampiran 102 Contoh Buku Kegiatan Harian Pelaksana Urusan Administrasi Kesiswaan
Lampiran 103 Contoh Surat Panggilan Orang Tua Siswa
Lampiran 104 Contoh Surat Penskorsan
Lampiran 105 Contoh Surat Pengunduran Diri Lampiran 106 Contoh Surat Mutasi Masuk Siswa
Lampiran 107 Contoh Surat Keterangan Pindah/Keluar
Lampiran 108 Contoh Surat Keterangan Pindah Sekolah
Lampiran 109 Contoh Surat Keterangan Ijazah Asli Belum Makara
Lampiran 110 Contoh Surat Keterangan Kesalahan Penulisan Ijazah
Lampiran 111 Contoh Surat Keterangan Pengganti Ijazah yang Hilang/Rusak
Lampiran 112 Contoh Surat Keterangan Lainnya
Lampiran 113 Contoh Surat Keputusan Tentang Tata Cara Pemberian Penghargaan
Lampiran 114 Contoh Buku Klafer Siswa
Lampiran 115 Contoh Formulir Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru
Lampiran 116 Contoh Bukti Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru
Lampiran 117 Contoh Tanda Bukti Lapor Diri Siswa Baru
Lampiran 118 Contoh Persyaratan Lapor Diri Siswa Baru
Lampiran 119 Contoh Formulir Biodata Siswa
Lampiran 120 Contoh Instrumen Penerimaan Peserta Didik Baru
Lampiran 121 Contoh Program Kerja PELAKSANA URUSAN ADMINISTRASI LAYANAN KHUSUS Lampiran 122 Contoh Buku Kegiatan Harian Penjaga Sekolah
Lampiran 123 Contoh Buku Tamu dan Buku Ekspedisi
Lampiran 124 Contoh Buku Gangguan Keamanan
Lampiran 125 Contoh Buku Kontrol Kendaraan OPERATOR DAPODIK
Lampiran 126 Contoh Buku Kegiatan Harian Operator Dapodik
Lampiran 127 Contoh Formulir Sekolah
Lampiran 128 Contoh Formulir Peserta Didik
Lampiran 129 Contoh Program Kerja Pelaksana Operator Dapodik

PENYUSUNAN SASARAN KERJA PEGAWAI (SKP)

Lampiran Tata Cara Penyusunan Sasaran Kerja Pegawai (SKP)
Lampiran Formulir Sasaran Kerja Pegawai (SKP)
Lampiran Penilaian Capaian Sasaran Kerja Pegawai (SKP)
Lampiran Standar Nilai Prestasi Kerja Lampiran Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil
Lampiran Monitoring Pelaksanaan Sasaran Kerja Pegawai Negeri Sipil
Lampiran Buku Catatan Penilaian Perilaku Pegawai Negeri Sipil
Lampiran Pejabat Penilai dan Atasan Pejabat Penilai Pegawai Negeri Sipil

Adapun untuk mengunduh / download Buku Panduan Kerja Tenaga Administrasi Sekolah/Madrasah Edisi Terbaru (Cetakan Pertama Tahun 2017) ini sanggup diunduh pada tautan yang tersedia di bawah ini:



Demikian informasi ihwal Buku Panduan Tenaga Administrasi Sekolah/Madrasah ini saya bagikan, semoga bermanfaat dan terimakasih... ...!

Monday, 4 February 2019

Jadi Berilmu Kumpulan Format Dan Anutan Evaluasi Paud Ra Tk Kb Kurikulum 2013


Hai sahabat guru yang budiman. Kita tahu bahwa dalam sebuah forum pendidikan tak lepas dari yang namanya penilaian, termasuk juga pendidikan anak usia dini (paud). Hanya saja pada pendidikan anak usia dini menyerupai RA dan Taman Kanak-kanak cara dan teknis pembelajaran sangat berbeda dengan pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi, alasannya ialah umur penerima didik berkisar antara 3-6 tahun saja.

Dalam hal ini mendikbud / kemenag mengeluarkan regulasi /  juknis yang berkaitan dengan evaluasi supaya pembelajaran pada anak usia dini sesuai dengan abjad anak untuk umur 3-6 tahun. Dan metode / model pembelajaran yang paling terkenal ialah "belajar sambil bermain, bermain seraya belajar". Karena bermain memang dunia anak, mereka tidak dapat di atur harus begini begitu. Namun kita sebagai orang bau tanah / pendidik harus dapat memahami abjad masing-masing anak.

Karena itulah disini kami akan menyimpulkan beberapa artikel / postingn yang telah kemudian wacana banyak sekali macam format dan pedoman yang terkait dengan evaluasi pendidikan pada anak usia dini yang dapat anda download pada link dibawah ini sesuai dengan judulnya masing-masing:

Panduan Penilaian Kurikulum 2013 Terlengkap dan Terbaru cek disini
Contoh Format Penilaian Hasil Karya Anak Kurikulum 2013 cek disini
Contoh Format Catatan Harian Dalam Penilaian Kurikulum 2013 cek disini
Contoh Format Catatan Penilaian Anekdot Kurikulum 2013 cek disini
Pedoman Penilaian dan Pelaporan Perkembangan Anak K13 cek disini
Contoh Format Penilaian Mingguan dan Bulanan Kurikulum 2013 cek disini
Buku Panduan Penilaian Pembelajaran K-13 Terbaru cek disini
Format Laporan Pencapaian Perkembangan Anak Kurikulum 2013 cek disini
Pendekatan Pembelajaran dan Penilaian Pada cek disini
Prinsip Prinsip Penilaian Pembelajaran Anak cek disini
Cara Dan Teknik Penilaian Pembelajaran Anak cek disini
Tahap Perkembangan Moral Anak Usia Dini Menurut Para Ahli cek disini
Karakter dan Faktor Perkembangan Sosial Emosional Pada Anak Usia Dini cek disini
Tahapan Perkembangan Kognitif Anak usia Dini Menurut Para Ahli cek disini
Contoh Panduan / Pedoman Penilaian Kurikulum 2013 cek disini
Contoh Format Penilaian Harian dan Bulanan Kurikulum 2013 cek disini

Demikian dari kami wacana kumpulan format evaluasi pendidikan anak usia dini, semoga dapat memperlihatkan manfaat untuk kita semua utamanya pendidikan belum dewasa Indonesia. Amin ...

Monday, 11 February 2019

Jadi Akil Teladan Dokumen Kepala Tenaga Manajemen Sekolah Format Word


Contoh Dokumen Kepala Tenaga Administrasi Sekolah Format Word. Tenaga Administrasi Sekolah merupakan tenaga pendidikan yang memegang kiprah penting dalam meningkatkan layanan manajemen sekolah. Terkait dengan hal tersebut maka tenaga manajemen sekolah perlu mempunyai kompetensi yang dipersyaratkan biar sanggup melakukan kiprah dan fungsinya dengan baik. Salah satu upaya untuk membimbing tenaga manajemen dalam melakukan kiprah dan fungsinya sehari - hari wacana pelaksanaan kiprah kepala tenaga administrasi, pelaksana urusan, dan petugas layanan khusus sekolah/madrasah.

Tugas Kepala Tenaga Administrasi Sekolah


1. Program Pelayanan Harian

  • Mengisi buku acara harian .
  • Membuat Surat Instruksi Kepala Sekolah .
  • Membuat surat kuasa.
  • Mengoordinasi pengadministrasian kepegawaian.
  • Mengoordinasi persuratan dan pengarsipan.
  • Mengoordinasi kiprah caraka (7K) .
  • Memberikan pelayanan kepada masyarakat / instsansi lain.

2. Program/Pelayanan Mingguan
Membuat Surat Keputusan Kepala Sekolah.

3. Program /Pelayanan Bulanan

  • Mengoordinasi pengadministrasian Keuangan Sekolah .
  • Mengoordinasi pengadministrasian Kehumasan .
  • Mengoordinasi pengadministrasian Kesiswaan.
  • Mengoordinasi pengadministra sian Kurikulum .
  • Mengoordinasi pengadministrasian Dapodik.
  • Mengoordinasi pengadministrasian Perpustakaan .
  • Mengoordinasi pengadministrasian Laboratorium IPA, IPS dan Bahasa.
  • Mengoordinasi pengadministrasian BK.

4. Program /Pelayanan Tri Wulan
Mengoordinasi pengadministrasian s arana prasarana .

5. Program /Pelayanan Semesteran

  • Mengoordinasi pelaksanaan acara sekolah (MOPDB, US, UN, UTS, UAS, TO, RAKER).
  • Melaksanakan pengawasan dan penilaian kinerja pegawai.
  • Membina dan membuatkan kari er pegawai .
  • Melaksanakan penilaian Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).

6. Program/Pelayanan Tahunan

  • Membuat Program Kerja.
  • Menyusun Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) bersama tim.
  • Menyusun pembagian kiprah pelaksana urusan.
  • Peraturan Sekolah.
  • Mengoordinasi acara Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).
  • Melakukan penilaian kinerja pegawai.
  • Membuat laporan.

Isi dari pola dokumen ini sebagai berikut:


  • Contoh Buku Kegiatan Harian
  • Contoh Surat Instruksi Kepala Sekolah
  • Contoh Surat Kuasa
  • Contoh Surat Keputusan
  • Contoh Surat Keputusan
  • Contoh Lembar Supervisi Administrasi Kepegawaian
  • Contoh Lembar Supervisi Administrasi Keuangan
  • Contoh Lembar Supervisi Administrasi Sarana dan Prasarana
  • Contoh Lembar Supervisi Administrasi Persuratan dan Pengarsipan
  • Contoh Lembar Supervisi Administrasi Kesiswaan
  • Contoh Program Kerja Kepala TAS
  • Contoh Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS)
  • Contoh Pembagian Tugas Tenaga Administrasi Sekolah
  • Contoh Pembagian Tugas Pelaksana Urusan Administrasi Keuangan
  • Contoh Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) Perubahan

Contoh dokumen tersebut bagikan dalam bentuk format ms word supaya lebih gampang mengedit, dan sanggup anda unduh pada link dibawah ini:

format word
format pdf

Demikian dari kami, semoga sanggup mambantu dan bermanfaat untuk kemajuan pendidikan di Indonesia. Amin...

Monday, 25 January 2016

Jadi Cerdik Komponen Dan Teknik Evaluasi Perilaku Serta Langkah-Langkahnya


Sikap bermula dari perasaan (suka atau tidak suka) yang terkait dengan kecenderungan seseorang dalam merespon sesuatu/objek. Sikap juga sebagai ekspresi dari nilai-nilai atau andangan hidup yang dimiliki oleh seseorang. Sikap sanggup dibentuk, sehingga terjadinya sikap atau tindakan yang diinginkan.

Sikap terdiri dari tiga komponen, yakni: afektif, kognitif, dan konatif. Komponen afektif ialah perasaan yang dimiliki oleh seseorang atau penilaiannya terhadap sesuatu objek. Komponen kognitif ialah doktrin atau keyakinan seseorang mengenai objek. Adapun komponen konatif ialah kecenderungan untuk berperilaku atau berbuat dengan cara-cara tertentu berkenaan dengan kehadiran objek sikap.

1. Teknik Penilaian Sikap


Penilaian sikap sanggup dilakukan dengan observasi sikap . Perilaku seseorang pada umumnya menawarkan kecenderungan dalam sesuatu hal. Misalnya orang yang biasa minum kopi sanggup dipahami sebagai kecenderungannya yang bahagia kepada kopi. Oleh sebab itu, guru sanggup melaksanakan observasi terhadap akseptor didik yang dibinanya. Hasil observasi sanggup dijadikan sebagai umpan balik dalam pembinaan. Observasi sikap di sekolah sanggup dilakukan dengan memakai buku catatan khusus perihal kejadian-kejadian berkaitan dengan akseptor didik selama di sekolah.

rujukan format buku catatan harian



Catatan dalam lembaran buku tersebut, selain bermanfaat untuk merekam dan menilai sikap akseptor didik sangat bermanfaat pula untuk menilai sikap akseptor didik serta sanggup menjadi materi dalam evaluasi perkembangan akseptor didik secara keseluruhan.

Portofolio


Penilaian portofolio merupakan evaluasi berkelanjutan yang didasarkan pada kumpulan isu dan hasil percobaan/proses dalam bentuk diskripsi baik berupa gambar atau goresan pena sederhana yang dibuat anak. Kumpulan hasil selama satu periode dianalisis/dikaji untuk mengetahui tingkat perkembangan kemampuan anak menurut kompetensi /indikator yang telah ditetapkan.

Data berupa hasil karya anak, untuk memperoleh kesimpulan perihal citra tamat perkembangan anak. Penilaian jenis ini akan sanggup mendeteksi setiap kemajuan yang diperoleh anak dari waktu ke waktu. Penilaian Portofolio sanggup dipakai untuk bidang pengembangan adaptasi dan bidang pengembangan kemampuan dasar.

Penugasan (Project)


Penugasan merupakan cara evaluasi berupa pemberian kiprah yang harus dikerjakan anak dalam waktu tertentu baik secara perorangan maupun kelompok. Misalnya melaksanakan percobaan menanam biji.

2. Langkah-Langkah Penilaian


Menentukan jenis evaluasi untuk setiap indikator yang dirumuskan di dalam silabus atau Pemetaan Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar, Indikator dan Teknik Penilaian. Tujuan Pemetaan standar kompetensi dilakukan untuk memudahkan guru dalam memilih teknik penilaian.

Penilaian dilakukan seiring dengan aktivitas pembelajaran. Acuan yang dipakai dalam melaksanaan evaluasi sehari-hari kompetensi yang tertuang pada rencana aktivitas harian (RKH) untuk setiap anak.

Hal-hal dan cara pencatatan hasil evaluasi harian dilaksanakan dengan cara sebagai berikut:

  1. Catatlah hasil evaluasi perkembangan anak pada kolom evaluasi di rencana aktivitas harian (RKH). Ada tiga kelompok anak yang perlu dicatat, kelompok pertama, yaitu: anak yang belum mencapai atau melakukan/menyelesaikan pekerjaan masih selalu dibantu guru, kelompok kedua, yaitu: anak yang sudah atau bisa melakukan/menyelesaikan kiprah tanpa pertolongan guru secara tepat, cepat, dan benar, dan kelompok ketiga, yaitu: anak yang menawarkan kemampuan melebihi indikator-indikator yang diperlukan dalam RKH.
  2. Simbol yang dipakai untuk mencatat tingkat pencapaian anak untuk setiap indikator ialah sebagai berikut:
  3. Anak yang selalu dibantu guru dalam melakukan/menyelesaikan tugas-tugas sesuai indikator menyerupai yang diperlukan dalam RKH, maka pada kolom evaluasi dituliskan tanda lingkaran kosong (O) pada nama anak bersangkutan.
  4. Anak yang sudah atau bisa melakukan/menyelesaikan kiprah tanpa pertolongan guru secara tepat, cepat, dan benar sesuai dengan indicator menyerupai yang diperlukan dalam RKH, maka pada kolom tersebut dituliskan nama anak dan tanda lingkaran berisi penuh .
  5. Anak yang menawarkan kemampuan sesuai dengan indikator yang tertuang dalam RKH, diberi dengan tanda cek (V).
  6. Hasil catatan evaluasi yang ada dalam rencana aktivitas harian (RKH) dirangkum dan dipindahkan ke dalam format rangkuman evaluasi perkembangan anak di TK.

Apabila hasil evaluasi perkembangan anak dalam 1 (satu) bulan pada RKH lebih cenderung memperoleh bulatan penuh maka risikonya akan dipindahkan bulatan penuh pada rangkuman bulanan. Dan pada kolom keterangan ditampilkan jenis aktivitas pengayaan yang sesuai untuk anak bersangkutan.

Apabila hasil evaluasi pada perkembangan anak dalam 1 (satu) bulan pada RKH lebih cenderung memperoleh bulatan kosong maka risikonya akan dipindahkan bulatan kosong pada rangkuman bulanan. Dan pada kolom keterangan ditampilkan jenis aktivitas remedial yang sesuai untuk anak bersangkutan.

Apabila hasil evaluasi pada perkembangan anak dalam 1 (satu) bulan pada RKH lebih cenderung seimbang perolehan bulatan penuh dan bulatan kosong, maka risikonya berupa tanda cek yang kemudian dipindahkan ke rangkuman bulanan. Dan pada kolom keterangan ditampilkan jenis aktivitas remedial dan pengayaan yang sesuai untuk anak bersangkutan.

Data dari buku rangkuman selama 1 (satu) semester ditambah dengan data dari alat evaluasi yang lain menyerupai absensi, catatan anekdot dianalisis dan disimpulkan sebagai dasar pembuatan laporan deskripsi.

3. Pelaporan Hasil Penilaian


Pelaporan merupakan aktivitas mengkomunikasikan dan menjelaskan hasil evaluasi guru perihal pertumbuhan dan perkembangan anak.

Bentuk Laporan


Berdasarkan hasil rangkuman perkembangan anak setiap bagian tertentu,penilaian dilaporkan dalam bentuk uraian (deskripsi) singkat dari masing-masing bidang pengembangan di Taman Kanak-kanak yaitu: (1) bidang pengembangan pembentukan sikap melalui pembiasaan, dan (2) bidang pengembangan kemampuan dasar.

Uraian (deskripsi) dirumuskan menurut hasil pencatatan evaluasi dalam periode waktu satu semester. Hasilnya dibuat seobyektif mungkin sehingga tidak menjadikan penafsiran yang salah bagi orang tua/wali atau bagi yang berkepentingan dalam bentuk Laporan Perkembangan Anak di TK.

Contoh bentuk pelaporan perkembangan anak di Taman Kanak-kanak sanggup dilihat pada lampiran.

Teknik Melaporkan Hasil Penilaian


Laporan Perkembangan Anak di Taman Kanak-kanak dilaporkan oleh kepala/guru Taman Kanak-kanak secara mulut dan tertulis. Cara yang ditempuh sanggup dilaksanakan dengan bertatap muka serta dimungkinkan adanya hubungan dan isu timbal balik antara pihak Taman Kanak-kanak dan orang tua/wali. Hal yang perlu diingat dalam pelaksanaan aktivitas ini hendaknya menjaga kerahasiaan data atau informasi, artinya bahwa data atau isu perihal anak hanya diinformasikan dan dibicarakan dengan orang tua/wali anak yang bersangkutan atau tenaga hebat dalam rangka bimbingan selanjutnya.

Pada umumnya orang bau tanah menginginkan balasan dari pertanyaan tentang:

  1. Keadaan anak waktu berguru di sekolah secara fisik, akademik, sosial dan emosional.
  2. Partisipasi anak dalam aktivitas di sekolah.
  3. Kemampuan/kompetensi yang sudah dan belum dikuasai anak.
  4. Yang harus dilakukan orang bau tanah untuk membantu dan berbagi anak lebih lanjut.
  5. Untuk hal tersebut, isu yang diberikan kepada orang tua/wali hendaknya:
  6. Menggunakan bahasa yang gampang dipahami.
  7. Menitikberatkan kekuatan dan apa yang telah dicapai anak.
  8. Memberikan isu perihal tingkat pencapaian dan perkembanga hasil berguru anak secara bijaksana.
  9. Memberikan masukan perihal tingkat pencapaian anak pada seluruh kompetensi.

Sunday, 3 February 2019

Jadi Cerdik Aplikasi Raport Ra Kurikulum 2013 Versi Kemenag Jatim Format Excel


Berikut ini kami bagikan Aplikasi Raport RA Kurikulum 2013 Format Excel versi kementerian agama wilayah jawa timur untuk mengumpulkan data dan mengolah data untuk Rapor Penilaian Pembelajaran Siswa untuk kelas binaannya masing-masing. Aplikasi ini dibentuk untuk memudahkan guru kelas untuk melaksanakan pengumpulan dan pengolahan data, menyimpan database data yang akan diolah dan mencetak hasil pengolahan selesai berupa RAPOR Penilaian Perkembangan Anak beserta lampiran-lampiran yang diperlukan.

Aplikasi ini akan menyimpan semua data yang di input. Yaitu: Input data siswa, data kehadiran, foto siswa, kompilasi mingguan, data kesehatan, ekstrakurikuler, Kompilasi periodik, Penilaian raport. Untuk lalu dicetak akhirnya seperti: Cetak laporan evaluasi pembelajaran siswa, lampiran catatan kesehatan, cover, identitas siswa, daftar kehadiran, kompilasi data bulanan.

Aplikasi ini telah dirancang sedemikian rupa sehingga guru kelas hanya menentukan agresi yang akan dilakukan dengan menekan (klik) tombol perintah yang disediakan dan selanjutnya memasukkan data pada format yang juga telah disediakan. Kemudian data yang telah dimasukkan (diinput) lalu aplikai sanggup menyimpan, merubah, dan mencetak hasil pengolahan datanya.

Data yang harus dimasukkan sesuai dengan undangan pada format yang telah disediakan. Proses untuk pengolahan data yaitu dengan memasukkan (input) data ke dalam format yang telah disediakan dalam aplikasi yang terdiri dari :

  1. Identitas RA: Isi Data RA sesuai isu yang dibutuhkan.
  2. Identitas Siswa: Isi data Siswa sesuai isu yang dibutuhkan
  3. Daftar Kehadiran Siswa: Isi data kehadiran Siswa didik per bulan
  4. Pengumpulan Data: Di isi dari catatan Harian Skala Perkembangan, Catatan Harian Anekdot dan Catatan Harian Hasil Karya (contoh catatan harian ada pada lampiran juknis). Pengumpulan data dilakukan (di input ke dalam aplikasi) per ahad untuk menghasilkan kompilasi data mingguan.

Aplikasi akan merekap kompilasi data mingguan secara otomatis untuk menghasilkan KOMPILASI DATA BULANAN. Kompilasi data bulanan per anak ini dipakai oleh guru kelas untuk menciptakan RAPOR PENILAIAN PERKEMBANGAN ANAK. Guru kelas melaksanakan evaluasi naratif terhadap 6 Aspek Perkembangan Anak. Setelah selesai data disimpan dan lalu sanggup dicetak.

Guru kelas juga harus mengisi data catatan kesehatan (jika dilakukan investigasi kesehatan dan pertumbuhan anak) dan catatan acara ekstrakurikuler (jika ada) . Kemudian CATATAN KESEHATAN ANAK dan CATATAN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER sanggup dicetak sebagai lampiran RAPOR PENILAIAN PERKEMBANGAN ANAK,

Guru kelas melaksanakan input pengumpulan data setiap minggu, untuk data kehadiran anak cukup dilakukan per bulan. Sedangkan untuk Penilaian RAPOR Penilaian Pembelajaran siswa dilakukan per 6 (enam) bulan / per semester. Aplikasi ini dipakai untuk 1 (satu) tahun pelajaran yang meliputi semester 1 (satu) dan semester 2 (dua).

Download aplikasi raport RA kurikulum 2013 format excel terbaru


Selengkapnya sanggup anda download pada link berikut ini:Download

Demikian dari kami wacana Aplikasi Raport RA Kemenag Jatim Kurikulum 2013 Format Excel, supaya sanggup menawarkan manfaat untuk pendidikan Raudlatul Athfal kedepan. Amin...

Referensi: IGRA Jawa Timur

Sunday, 24 January 2016

Jadi Cendekia Administrasi Kegiatan Bimbingan Dan Konseling Di Sekolah


Suatu acara layanan bimbingan dan konseling mustahil akan tercisekolaha, terselenggara, dan tercapai jikalau tidak mempunyai suatu sistem pengelolaan (manajemen) yang bermutu, dalam arti dilakukan secara jelas, sistematis, dan terarah. Mengenai arti manajemen itu sendiri Stoner (1981) mengemukakan pendapatnya sebagai berikut: “Management is the process of planning, organizing, leading and controlling the efforts of organizing members and of using all other organizational resources to achieve stated organizational goals”.

Berikut diuraikan aspek-aspek sistem manajemen acara layanan bimbingan dan konseling.

1. Kesepakatan Manajemen


Kesepakatan manajemen atas acara bimbingan dan konseling sekolah diharapkan untuk mejamin implementasi acara dan taktik peluncuran dalam memenuhi kebutuhana siwa sanggup dilakukan secara efektif. Kesepakatan ini menyangkut pula proses meyakinkan dan menyebarkan kesepakatan semua pihak di lingkungan sekolah bahwa acara bimbingan dan konseling sebagai bab terpadu dari keseluruhan acara sekolah.

2. Keterlibatan Stakeholder


Komite Sekolah sebagai representasi masyarakat atau stakeholder memerlukan penyadaran dan pemahaman akan keberadaan dan pentingnya layanan bimbingan dan konseling di sekolah.

3. Manajemen dan Penggunaan Data


Program bimbingan dan konseling komprehensif didukung oleh data. Penggunaan data di dalam layanan bimbingan dan konseling akan menjamin setiap siswa memperoleh manfaat dari layanan bimbingan dan konseling. Konselor harus memperlihatkan bahwa setiap kegiatan diimplementasikan sebagai bab dari keutuhan acara bimbingan dan konseling yang didasarkan atas analisis cermat terhadap kebutuhan, prestasi, dan data terkait siswa lainnya.

Data yang diperoleh dan dipakai perlu diadministrasikan dengan baik dan cermat. Manajemen data dilakukan secara manual maupun komputer. Dalam kurun teknologi informasi, manjemen data siswa dilakukan secara komputer. Database siswa perlu dibangun dan dikembangkan biar perkembangan setiap siswa sanggup dengan gampang dimonitor. Penggunaan data siswa dan lingkungan sekolah yang tertata dan dikelola dengan baik untuk kepentingan memonitor kemajuan siswa, akan menjamin seluruh siswa mendapatkan apa yang mereka perlukan untuk keberhasilan sekolah.

Konselor harus cermat dalam mengumpulkan, menganalisis, dan menafsirkan data. Kemajuan perkembangan siswa sanggup dimonitor dari : prestasi belajar, data yang terkait dengan prestasi belajar, dan data tingkat penguasaan tugas-tugas perkembangan atau kompetensi.

4. Rencana Kegiatan


Rencana kegiatan (action plans) diharapkan untuk menjamin peluncuran acara bimbingan dan konseling sanggup dilaksanakan secara efektif dan efesien. Rencana kegiatan yaitu uraian detil dari acara yang menggambarkan struktur isi program, baik kegiatan di sekolah maupun luar sekolah, untuk memfasilitasi siswa mencpai kiprah perkembangan atau kompetensi.

5. Pengaturan Waktu


Berapa banyak waktu yang diharapkan untuk melaksanakan layanan bimbingan dan konseling dalam setiap komponen acara perlu dirancang dengan cermat. Perencanaan waktu ini didasarkan kepada isi acara dan sumbangan manajemen yang harus dilakukan oleh konselor. Sebagai contoh, contohnya 80% waktu dipakai untuk melayanai siswa secara pribadi dan 20% dipakai untuk sumbangan manajerial. Porsi waktu untuk peluncuran masing-masing komponen acara sanggup ditetapkan sesuai dengan pertimbangan sekolah. Misalnya:

  • Layanan dasar (30-40%),
  • Responsif (15-25%),
  • Perencanaan individual (25-35%),
  • Dukungan sistem (10-15%).

Ini contoh, dan setiap sekolah bisa menyebarkan sendiri. Dalam konteks Kurikulum Berbasis Kompetensi dan Bimbingan dan Konseling Perkembangan, perlu ditetapkan waktu secara terpola untuk layanan bimbingan dan konseling klasikal.

6. Kalender Kegiatan


Program bimbingan dan konseling sekolah yang telah dituangkan ke dalam planning kegiatan perlu dijadwalkan ke dalam bentuk kalender kegiatan. Kalender kegiatan meliputi kalender tahunan, semesteran, bulanan, dan mingguan.

7. Jadwal Kegiatan


Program bimbingan sanggup dilaksanakan dalam bentuk (a) kontak langsung, dan (b) tanpa kontak pribadi dengan siswa. Untuk kegiatan kontak pribadi yang dilakukan secara klasikal di kelas (layanan dasar) perlu dialokasikan waktu terpola 1 – 2 jam pelajaran per-kelas per-minggu. Mengenai jadwal kegiatan bimbingan, remaja ini sudah menerima legalitas pemerintah, yaitu dengan terbitnya Peraturan Menteri Diknas No. 22 Tahun 2006. Dalam struktur kurikulum yang termaktub dalam Permen tersebut, tercantum bahan pengembangan diri selama 2 jam/minggu, yang berlaku bagi semua satuan pendidikan dasar dan menengah.

Dalam implementasinya, bahan pengembangan diri dilakukan oleh konselor. Sementara kegiatan pribadi yang dilakukan secara individual dan kelompok sanggup dilakukan di ruang bimbingan, dengan memakai jadwal di luar jam pelajaran. Adapun kegiatan bimbingan tanpa kontak pribadi dengan siswa sanggup dilaksanakan melalui goresan pena (seperti buku-buku, brosur, atau majalah dinding), kunjungan rumah (home visit), konferensi kasus (case conference), dan alih tangan (referal).

8. Anggaran


Perencanaan anggaran merupakan komponen penting dari manajemen bimbingan dan konseling. Perlu dirancang dengan cermat berapa anggaran yang diharapkan untuk mendukung implementasi program. Anggaran ini harus masuk ke dalam Anggaran dan Belanja Sekolah.

9. Penyiapan Fasilitas


Fasilitas yang diharapkan tersedia di sekolah ialah ruangan daerah bimbingan yang khusus dan teratur, serta perlengkapan lain yang memungkinkan tercapainya proses layanan bimbingan dan konseling yang bermutu. Ruangan hendaknya sedemikian rupa sehingga di satu segi para siswa yang berkunjung ke ruangan tersebut merasa senang, kondusif dan nyaman, serta segi lain di ruangan tersebut sanggup dilaksanakan layanan dan kegiatan bimbingan lainnya sesuai dengan asas-asas dan aba-aba etik bimbingan dan konseling.

Terkait dengan akomodasi bimbingan dan konseling, disini sanggup dikemukakan perihal unsur-unsurnya, yaitu :

  • tempat kegiatan, yang meliputi ruang kerja konselor, ruang layanan konseling dan bimbingan kelompok, ruang tunggu tamu, ruang tenaga administrasi, dan ruang perpustakaan;
  • instrumen dan kelengkapan administrasi, menyerupai : angket siswa dan orang tua, pedoman wawancara, pedoman observasi, format konseling, format satuan layanan, dan format surat referal;
  • Buku-buku panduan, buku informasi perihal studi lanjutan atau kursus-kursus, modul bimbingan, atau buku bahan layanan bimbingan, buku acara tahunan, buku acara semesteran, buku kasus, buku harian, buku hasil wawancara, laporan kegiatan layanan, data kehadiran siswa, leger BK, dan buku realisasi kegiatan BK;
  • perangkat elektronik (seperti komputer, dan tape recorder); dan
  • filing kabinet (tempat penyimpanan dokumentasi dan data siswa).

Di dalam ruangan itu hendaknya juga sanggup disimpan segenap perangkat instrumen bimbingan dan konseling, himpunan data siswa, dan aneka macam data serta informasi lainnya. Ruangan tersebut hendaknya juga bisa memuat aneka macam penampilan, menyerupai penampilan informasi pendidikan dan jabatan, informasi perihal kegiatan ekstra kurikuler, dan sebagainya. Yang tidak kalah penting ialah, ruangan itu hendaklah nyaman yang menjadikan para pelaksana bimbingan dan konseling betah bekerja. Kenyamanan itu merupakan modal utama bagi kesuksesan pelayanan yang terselenggara. Sarana yang diharapkan untuk penunjang layanan bimbingan dan konseling yaitu sebagai berikut.

a. Alat pengumpul data, baik tes maupun non-tes.
Alat pengumpul data berupa tes yaitu: tes inteligensi, tes talenta khusus, tes talenta sekolah, tes/inventori kepribadian, tes/inventori minat, dan tes prestasi belajar. Alat pengumpul data yang berupa non-tes yaitu: pedoman observasi, catatan anekdot, daftar cek, skala penilaian, alat-alat mekanis, pedoman wawancara, angket, biografi dan autobiografi, dan sosiometri.

b. Alat penyimpan data, khususnya dalam bentuk himpunan data.
Alat penyimpan data itu sanggup berbentuk kartu, buku pribadi dan map. Bentuk kartu ini dibentuk sedemikian rupa dengan ukuran-ukuran serta warna tertentu, sehingga gampang untuk disimpan dalam filling cabinet. Untuk menyimpan aneka macam keterangan, informasi atau pun data untuk masing-masing siswa, maka perlu disediakan map pribadi. Mengingat banyak sekali aspek-aspek data siswa yang perlu dan harus dicatat, maka diharapkan adanya suatu alat yang sanggup menghimpun data secara keseluruhan yaitu buku pribadi.

c. Kelengkapan penunjang teknis, menyerupai data informasi, paket bimbingan, alat bantu bimbingan Perlengkapan administrasi, menyerupai alat tulis menulis, format planning satuan layanan dan kegiatan pendukung serta blanko laporan kegiatan, blanko surat, kartu konsultasi, kartu kasus, blanko konferensi kasus, dan acara surat.

10. Pengendalian


Pengendalian yaitu salah satu aspek penting dalam manajemen acara layanan bimbingan dan konseling. Dalam pengendalian program, koordinator sebagai pemimpin forum atau unit bimbingan dan konseling hendaknya mempunyai sifat sifat kepemimpinan yang baik yang sanggup memungkinkan tercisekolahanya suatu komunikasi yang baik dengan seluruh staf yang ada. Personel-personel yang terlibat di dalam program, hendaknya benar-benar mempunyai tanggung jawab, baik tanggung jawab terhadap tugas-tugas yang diberikan kepadanya maupun tanggung jawab terhadap yang lain, serta mempunyai moral yang stabil.

Pengendalian acara bimbingan ialah :

  • untuk mencipakan suatu koordinasi dan komunikasi dengan seluruh staf bimbingan yang ada, 
  • untuk mendorong staf bimbingan dalam melaksanakan tugas-tugasnya, dan
  • memungkinkan kelancaran dan efektivitas pelaksanaan acara yang telah direncanakan.

Pengawas sanggup melaksanakan pengawasan dan training : apakah acara bimbingan dan konseling yang disusun dilaksanakan sesuai dengan rancangan program?. Apakah terdapat dokumentasi sebagai indikator pencatatan pelaksanaan program?. Pengawas sanggup berdiskusi dengan konselor program-program mana yang sudah dilaksanakan?, apa kendala yang ditemui pada ketika melaksanakan program?, apakah sanggup diidentifikasi keberhasilan yang dicapai program?, apakah sanggup diperoleh informasi dampak pribadi maupun tidak pribadi pelaksanaan acara terhadap siswa, pendidik maupun institusi pendidikan?. Pengawas juga diharapkan memperlihatkan dorongan dan saran-saran bagaimana program-program yang belum terealisasi sanggup dilakukan. Pengawas harus menyebarkan diskusi bersama pimpinan sekolah dan konselor berkenan dengan sumbangan kebijakan, sarana dan prasara untuk keterlaksanaan program.

Layanan bimbingan dan konseling dilaksanakan di bawah tanggung jawab Kepala Sekolah dan seluruh staf. Koordinator bimbingan dan konseling bertanggung jawab dalam menyelenggarakan bimbingan dan konseling secara operasional. Personel lain yang meliputi Wakil Kepala Sekolah, Guru Pembimbing (konselor), guru bidang studi, dan wali kelas mempunyai kiprah dan kiprah masing-masing dalam penyelenggaraan layanan bimbingan dan konseling. Secara rinci deskripsi kiprah dan tanggung jawab masing-masing personel, serta organisasi bimbingan dan konseling di sekolah sanggup disimak pada artikel Tugas personalia sekolah dalam bimbingan dan konseling

Saturday, 10 August 2019

Jadi Pandai Pola Kiprah Kepala Madrasah Dan Wakil, Wali Kelas Dan Guru Diniyah


Struktur organisasi Madrasah Diniyah berisi wacana sistem penyelenggaraan dan manajemen yang harus dijelaskan secara transparan. Sehingga fungsi, peran, wewenang dan tanggung jawab menjadi jelas. alasannya ialah itulah semua pimpinan, guru, dan tenaga kependidikan harus dijelaskan uraian tugas, wewenang, dan tanggung jawabnya. Sehingga semuanya berjalan sesuai hukum tanpa saling menyalahkan atau berebut satu sama lain.

Berikut NomIfrod berikan sedikit tumpuan kiprah kepala madrasah, wakil kepala madrasah, wali kelas, guru mata pelajaran, dan staf tata perjuangan (TU).

Tugas kepala madrasah


  1. Memimpin proses jalannya forum pendidikan secara umum
  2. Mengatur kiprah guru dan manajemen TU
  3. Membuat rencara kegiatan tahunan, semester dan bulanan
  4. Membuat RAPBM (rencara anggaran pendapatan dan belanja madrasah)
  5. Mengatur acara administrasi TU dan keuangan madrasah
  6. Mengambil kebijakan kepada guru yang tidak aktif
  7. Berusaha meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan serta aktifitas pengajaran
  8. Menjaga kedisiplinan pengelola pendidikan dalam menjalankan kiprah dan kewajibannya
  9. Memberikan layanan supervisi dan evaluasi terhadap kiprah guru dan staf TU
  10. Menentukan sidang / rapat
  11. Mengikuti rapat yang diselenggarakan oleh Dinas / forum terkait
  12. Melaporkan acara penyelenggaraan pendidikan kepada pengurus madrasah diniyah setiap simpulan tahun

Tugas wakil kepala madrasah


  1. Mengatur acara warga berguru yang mencakup penerimaan siswa baru, penetapan jadwal, deretan guru dan kedisiplinan dalam proses berguru mengajar
  2. Mengatur dan menyusun standar kompetensi kurikulum
  3. Mengatur kekerabatan madrasah dengan masyarakat
  4. Mengatur tata tertib madrasah dan acara ekstra-kurikuler
  5. Menjaga dan memelihara sarana dan prasarana pendidikan
  6. Sebagai panitia pelaksana dalam acara semester dan ujian akhir
  7. Memberikan bimbingan kurikulum kepada semua guru
  8. Mengatur kekosongan jam pelajaran di kelas
  9. Membantu atau mengganti kepala madrasah kalau berhalangan

Tugas wali kelas


  1. Mendata siswa kelas masing-masing
  2. Mengisi raport siswa
  3. Berusaha membuat ketertiban dan kedisiplinan siswa
  4. Memberikan laporan wacana keadaan siswa dan kelas secara rutin
  5. Berusaha menjaga kualitas pendidikan
  6. Mengisi kekosongan jam pelajaran kalau guru maple tersebut berhalangan
  7. Memberika motivasi kepada siswa dalam keaktifan belajar

Tugas guru mata pelajaran


  1. Menguasai materi materi pelajaran yang akan disampaikan kepada siswa
  2. Mengisi jurnal dan mengabsen siswa
  3. Mengisi daftar hadir di kantor
  4. Membuat penilaian siswa dalam ulangan harian, semester, sesuai dengan format yang telah ditentukan
  5. Mengelola acara pembelajaran dengan memperhatikan perkembangan fisik dan psikis siswa
  6. Membuat rencana pengajaran / RPP dan silabus
  7. Menyampaikan materi pelajaran pada siswa sesuai dengan jadwalnya
  8. Memberiakn kiprah kepada siswa kalau berhalangan hadir

Tugas staf TU


  1. Melaksanakan acara manajemen pendidikan secara umum
  2. Menerima dan menyimpan keuangan madrasah
  3. Mengarsip surat masuk dan keluar
  4. Melayani kebutuhan madrasah sesuai surat dari kepala madrasah
  5. Mengabsen guru mata pelajaran
  6. Menjadi notulen dalam setiap rapat
Itulah sekedar Contoh Tugas Kepala dan Wakil Madrasah, Wali Kelas dan Guru mata pelajaran, serta staf TU. Dengan begitu semua yang tercatat dalam struktur organisasi madrasah bertugas sesuai dengan kewenangan masing-masing sesuai dengan yang telah ditetapkan.